Kemenkes: imunisasi campak nakes segera setelah studi efikasi BPOM

Kemenkes Umumkan Vaksinasi Campak untuk Nakes Setelah BPOM Selesaikan Studi Efikasi

Jakarta, Rabu

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa vaksinasi campak akan segera dilakukan bagi tenaga medis dan kesehatan (nakes) setelah menerima klarifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tentang hasil studi efikasi vaksin untuk orang dewasa. “Poin utama dari vaksinasi ini adalah adanya surat indikasi yang menunjukkan keefektifannya. Surat tersebut awalnya ditujukan untuk anak-anak, namun BPOM telah melakukan studi khusus untuk kelompok dewasa,” tutur Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono.

“Jadi vaksinasi ini yang paling penting kan sebenarnya surat indikasinya. Itu kan untuk anak-anak, tapi sebenarnya ada studinya untuk orang dewasa. Kita minta dari klarifikasi dari BPOM dulu, bahwa vaksinasi ini memang ada studi efikasinya untuk orang dewasa,”

Awalnya, Kemenkes akan menentukan 10 wilayah yang dianggap prioritas, yaitu daerah dengan angka kasus tertinggi, seperti Tangerang Selatan, Tangerang, Bima, Palembang, Pandeglang, Jakarta Barat, Depok, Palu, Serang, dan Jakarta Pusat. “Setelah pelaksanaan vaksinasi di 10 daerah tersebut, Kemenkes akan melakukan evaluasi untuk menilai kesempatan menyebarluaskan program ke wilayah lainnya,” kata Wamenkes Dante.

“Gimana cuci tangan yang benar, gimana selalu pakai masker waktu periksa. Itu akan kita masyarakatkan lagi baik kepada nakes maupun kepada masyarakat,”

Selain pelaksanaan vaksinasi, hal yang krusial adalah upaya komunikasi, informasi, dan edukasi terkait kebiasaan hidup sehat. Wamenkes Dante menekankan pentingnya membiasakan nakes dan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih, termasuk teknik pencucian tangan dan penggunaan masker secara konsisten selama pemeriksaan pasien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *