Key Issue: RSHS Bandung minta maaf soal kasus bayi diserahkan ke orang lain
RSHS Bandung Mengucapkan Permintaan Maaf atas Insiden Bayi Diserahkan ke Orang Lain
Manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin Berkomitmen Memperbaiki Pelayanan
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) di Kota Bandung secara resmi meminta maaf kepada Nina Saleha, seorang ibu yang baru melahirkan di unit perawatan tersebut. Permintaan maaf ini disampaikan setelah terjadi kejadian seorang perawat mengantarkan bayi Nina kepada pihak lain. Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, menyatakan bahwa manajemen telah berkomunikasi langsung dengan Nina untuk memahami kronologi kejadian serta menangani keluhan yang diajukan.
“Manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas ketidaknyamanan yang dirasakan Ibu Nina Saleha,” kata Rachim Dinata Marsidi di Bandung, Jumat (tanggal tidak disebutkan).
Menurut Rachim, pihak rumah sakit juga telah melakukan kunjungan ke rumah Nina dan menegaskan bahwa masalah ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Ia menambahkan bahwa RSHS akan mengadakan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh karyawan, termasuk tenaga medis, untuk menghindari pengulangan insiden serupa.
Insiden Terjadi Saat Ibu Sedang Makan
Nina Saleha, yang berasal dari Cimahi, sebelumnya membagikan pengalaman kehilangan bayinya di media sosial TikTok. Ia mengungkapkan bahwa saat dirinya sedang pergi makan, bayinya digendong oleh seseorang yang tidak dikenal, yang diduga diberikan oleh seorang perawat di ruang NICU Gedung Ibu dan Anak RSHS Bandung. Kejadian ini hampir menyebabkan Nina kehilangan bayinya.
Komitmen untuk Perbaikan Berkelanjutan
Dalam pernyataan resmi, RSHS Bandung menegaskan komitmen untuk terus memberikan pelayanan optimal serta meningkatkan kualitas operasional. “Kami berusaha menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan,” tulis pernyataan tersebut. Evaluasi yang dilakukan diharapkan mampu mengidentifikasi celah dalam prosedur dan memperkuat pengawasan di unit perawatan.