Key Strategy: BGN pastikan layanan MBG tetap optimal di tengah kebijakan WFH

BGN pastikan layanan MBG tetap optimal di tengah kebijakan WFH

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim bahwa perubahan sistem kerja pegawai negeri sipil (ASN) menjadi empat hari di kantor dan satu hari kerja dari rumah (WFH) tidak akan menghambat jalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini diharapkan tetap mempertahankan kualitas pelayanan kepada publik, terutama distribusi bantuan gizi di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Komitmen terhadap Konsistensi Layanan

Kepala BGN, Dadan Hidayana, menegaskan bahwa perbaikan pola kerja ini tidak mengurangi efisiensi program MBG. Ia menyebut bahwa seluruh layanan akan diupayakan tetap berjalan baik dan ditingkatkan kualitasnya, sejalan dengan tujuan awal peningkatan gizi masyarakat. BGN juga menjamin bahwa penyaluran MBG sesuai dengan jumlah hari sekolah, seperti sekolah lima hari seminggu akan mendapatkan bantuan lima hari.

“Kita sesuaikan dengan kebijakan yang ada dan menyesuaikan pola kerja dengan kebijakan umum. Selain itu, saya pastikan Program MBG tetap berjalan, terutama untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Itu mohon diintensifkan,” ujar Dadan.

BGN mendukung inisiatif pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan fasilitas dinas. Meski ada penyesuaian dalam operasional, mereka berkomitmen untuk tidak mengorbankan kualitas atau cakupan layanan publik. Dengan manajemen yang adaptif dan terukur, BGN yakin program MBG dapat tetap efektif serta mendukung transformasi pengelolaan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *