Key Strategy: DPR RI: Program MBG berdayakan ekonomi lokal

DPR RI: Program MBG berdayakan ekonomi lokal

Di Palembang, anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Ia menyoroti peran program ini dalam meningkatkan kesejahteraan melalui pemberian nutrisi yang memadai, sekaligus mendorong pengembangan usaha kecil lokal.

Partisipasi UMKM dan Petani Mendukung Rantai Pasok

Menurut Irma, bahan makanan yang digunakan dalam MBG berasal dari produsen usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta hasil pertanian masyarakat sekitar. Ini menjadi bukti bahwa program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi kelompok penerima, tetapi juga memperkuat ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

“Saya berharap sumber bahan makanan untuk MBG terus diutamakan dari UMKM dan hasil produksi petani lokal,” ujar Irma.

Program MBG, jelasnya, tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil, tetapi juga menciptakan peluang usaha bagi masyarakat sekitar. Hal ini memungkinkan aliran ekonomi berputar di daerah, sehingga menggerakkan pertumbuhan usaha mikro.

Pengawasan untuk Memastikan Transparansi

Irma menekankan pentingnya pengawasan terhadap operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang menjadi pusat pengolahan makanan dalam program ini. Ia mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi proses agar pengadaan dan distribusi MBG berjalan dengan baik, bersih, dan transparan.

“Partisipasi masyarakat sangat krusial dalam menjaga kualitas dan keberhasilan Program MBG,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang Nurya Hartika Sari menjelaskan bahwa MBG dirancang sebagai upaya nasional untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan kuat. Pemenuhan gizi yang optimal, kata Nurya, menjadi fondasi penting bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *