Key Strategy: Siswa Sekolah Rakyat SMA di Aceh titipkan surat untuk Presiden
Siswa SRMA 1 Aceh Besar Kirim Surat Ucapan Terima Kasih ke Presiden
Kunjungan Menko ke SRMA 1 Aceh Besar
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menerima surat yang ditulis oleh para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMA) 1 Aceh Besar. Surat tersebut disampaikan saat Menko melakukan kunjungan ke lembaga pendidikan tersebut. Dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, surat ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto dan berisi ucapan syukur atas pembangunan sekolah inklusif di Aceh.
Program Sekolah Rakyat dan Fasilitas Pendukung
Sekolah Rakyat ini berada di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Tingkeum, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Saat ini, institusi pendidikan ini menyediakan ruang belajar sementara di lahan seluas 1,5 hektare. Siswa yang berjumlah sekitar 100 orang terbagi dalam empat kelompok belajar. Fasilitas pendukung seperti laptop per siswa, makanan bergizi secara rutin, serta pemberian seragam dan perlengkapan belajar telah disiapkan untuk memastikan proses belajar-mengajar berjalan optimal.
“Selasa, 31 Maret 2026 Yth: Pak Prabowo Subianto Assalamu’alaikum Wr. Wb. Melalui surat ini, kami siswa SRMA 1 Aceh Besar ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Bapak Presiden. Program Sekolah Rakyat yang Bapak hadirkan menjadi pengubah besar dalam hidup kami, menyemangati kami ketika semangat belajar sempat menghilang. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tapi juga cahaya harapan untuk masa depan kami.”
Menko Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat mencerminkan komitmen pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang merata. Ia menyatakan kunjungan ini bertujuan memastikan program pemberdayaan masyarakat terus berjalan efektif dan memberikan dampak positif pada generasi muda. Siswa SRMA 1 Aceh Besar juga berkomitmen untuk menjadi individu yang berkarakter, disiplin, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.