Kodim Banyuwangi targetkan bangun 12 jembatan gantung Garuda Perintis

Kodim Banyuwangi Targetkan Pemasangan 12 Jembatan Gantung Garuda Perintis

Banyuwangi – Komando Distrik Militer (Kodim) 0825/Banyuwangi, Jawa Timur, berencana memasang 12 jembatan gantung Garuda Perintis di wilayah kabupaten paling ujung Pulau Jawa. “Kami telah mengajukan 12 jembatan gantung Perintis Garuda ke atasannya, dan akan mewujudkannya secara bertahap di berbagai titik yang membutuhkan,” ujar Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya dalam pernyataannya di Banyuwangi, Rabu.

Saat ini, Kodim Banyuwangi sedang mengerjakan jembatan gantung di Desa Songgon, Kecamatan Songgon. Jembatan tersebut memiliki panjang 45 meter dan dibangun di atas Sungai Binau, yang menghubungkan Dusun Krajan dan Dusun Gumuk Candi. Menurut Dandim Triyadi, jembatan ini akan menjadi jalur alternatif bagi warga dua dusun setelah jembatan beton sebelumnya runtuh akibat banjir bandang pada 2025.

“Karena jembatan sebelumnya mengalami kerusakan, warga terpaksa membuat jalur sementara menggunakan bambu. Jembatan gantung ini diharapkan mampu memudahkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta kegiatan ekonomi masyarakat, terutama di sekitar Pasar Songgon,” tambah Dandim Triyadi.

Jembatan gantung Garuda Perintis di Desa Songgon memiliki lebar 1,6 meter dan dirancang untuk dilalui kendaraan roda dua yang membawa hasil pertanian. Target penyelesaian proyek tersebut diharapkan selesai pada akhir April 2026. Sebelumnya, Kodim Banyuwangi telah menyelesaikan satu jembatan gantung di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengapresiasi upaya TNI AD dalam membangun jembatan, menilai proyek ini memberi manfaat signifikan bagi masyarakat. “Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pemerintah desa membuktikan komitmen bersama dalam memenuhi kebutuhan dasar warga,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *