Latest Program: Cak Imin ajak BUMN ikut siapkan PMI bersaing di pasar global

Cak Imin Ajak BUMN Ikut Siapkan PMI Bersaing di Pasar Global

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, mengatakan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta berperan aktif dalam program SMK Go Global. Dalam acara pelepasan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jepang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (3/4), ia menekankan pentingnya BUMN menyiapkan tenaga kerja nasional agar mampu berkompetisi di tingkat internasional.

“Kita ingin BUMN semakin serius dalam membangun sumber daya manusia yang siap bekerja di luar negeri,” ujar Cak Imin. “Program SMK Go Global ini adalah langkah strategis untuk memastikan generasi muda Indonesia memiliki keterampilan global.”

Dalam kesempatan yang sama, Cak Imin juga menyebutkan bahwa anggaran APBN harus dikelola dengan baik untuk menutupi biaya pelatihan dan kesiapan tenaga kerja yang diperlukan. Ia menegaskan bahwa pelatihan, struktur pascasarjana, serta berbagai kegiatan mendukung kesiapan PMI menjadi bagian penting dari upaya ini.

Menurut Cak Imin, SMK Go Global mendapat perhatian serius dari Presiden Joko Widodo. Oleh karena itu, ia meminta sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk memperbaiki diri agar menciptakan ekosistem pekerja yang sesuai standar internasional.

“SMK harus beradaptasi dengan tuntutan pasar global. Saya terus mendorong mereka agar segera melakukan perubahan demi menghasilkan talenta berkualitas,” kata Cak Imin.

Sebanyak 200 calon PMI dikirim ke Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) sektor manufaktur. Ini menjadi tahap awal yang didukung oleh dana CSR dari berbagai BUMN. Total peserta terdiri dari 50 orang melalui CSR PT Angkasa Pura, 30 orang melalui CSR PT Kereta Api Indonesia, serta 120 orang yang dibiayai oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Kegiatan ini dianggap sebagai implementasi nyata dari SMK Go Global, yang bertujuan mencetak tenaga kerja Indonesia yang mampu bersaing di pasar internasional. Dengan adanya program ini, kualitas tenaga kerja nasional diharapkan semakin ditingkatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *