Latest Program: Kemenag siapkan regulasi PAUD Quran jadi lembaga pendidikan formal
Kemenag siapkan regulasi PAUD Quran jadi lembaga pendidikan formal
Dalam upaya mengintegrasikan pendidikan Al Quran ke dalam sistem pendidikan nasional, Kemenag sedang menyusun regulasi untuk menetapkan PAUDQU sebagai lembaga pendidikan resmi. “Pendidikan Al Quran harus berkembang selaras dengan kemajuan pendidikan formal. PAUDQU kini dalam proses finalisasi menjadi lembaga resmi,” tambah Basnang Said, Direktur Pesantren Kemenag, di Jakarta, Rabu.
“Kita harus memastikan pendidikan berbasis Al Quran berkembang seiring dengan kemajuan pendidikan formal dengan PAUDQU yang kini dipersiapkan menjadi lembaga formal,” ujar Basnang Said.
PAUDQU sebelumnya dihentikan sementara akibat kurangnya dasar hukum, namun kini sedang dikembangkan kurikulum dan metode pembelajaran yang akan mengintegrasikannya ke dalam sistem pendidikan nasional. “Penyusunan KMA PAUDQU menjadi elemen kunci, karena dokumen ini akan mengakui lembaga sebagai institusi resmi dengan standar kurikulum dan kualifikasi pengajar yang lebih tinggi,” papar Basnang.
Basnang menjelaskan PAUDQU akan menerapkan delapan standar kurikulum, seperti materi yang sesuai dengan perkembangan anak, penilaian yang adil, serta pengelolaan yang efektif untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas pendidikan. Di sisi lain, LPQ akan terus ditingkatkan sebagai lembaga non-formal, dengan penekanan pada peningkatan kualitas sesuai kebutuhan masyarakat.
Meski LPQ tidak memakai standar kurikulum formal seperti PAUDQU, Basnang menegaskan komitmen lembaga tersebut untuk meningkatkan mutu pengajaran dan fasilitas pendidikan. Azis Syafiuddin, Kasubdit PDTPQ, menilai fokus pada PAUDQU sebagai pendidikan formal dan penguatan LPQ sebagai lembaga non-formal yang terstandarisasi merupakan langkah strategis untuk memenuhi tuntutan era modern.
Lebih jauh, Azis menyatakan bahwa upaya ini bertujuan memperkuat pengetahuan keagamaan sekaligus membentuk kemampuan akademik yang sesuai dengan tantangan global. “Pendidikan Al Quran kini dianggap sebagai pondasi utama dalam membentuk generasi Qurani yang kompetitif,” ujarnya.
Menurut Azis, lembaga-lembaga pendidikan Al Quran ke depan akan menjadi penggerak utama dalam menciptakan individu yang berkarakter kuat, berilmu, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. “Saya berharap akan lahir lembaga pendidikan Al Quran yang lebih modern, terstandarisasi, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” katanya.