Latest Program: Tinjau SR Ponorogo, Menteri PPPA tekankan sekolah jadi ruang aman anak
Tinjau SR Ponorogo, Menteri PPPA Tekankan Sekolah Harus Jadi Ruang Aman Anak
Jakarta, Selasa
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menekankan perlunya lingkungan sekolah yang aman serta mendukung bagi anak-anak. Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat (SR) menjadi salah satu upaya memastikan anak tidak terkena perundungan dan bisa berkembang secara optimal.
“Sekolah diharapkan menjadi ruang yang nyaman dan mendorong anak belajar, membangun karakter, serta tumbuh secara positif. Saya yakin para siswa di SR Ponorogo bisa merasakan manfaat dari akses pendidikan yang diberikan,” ujar Arifah Fauzi dalam keterangan resmi.
Arifah Fauzi melakukan inspeksi langsung ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Jawa Timur. Ia memeriksa fasilitas sekolah, mulai dari asrama hingga ruang kelas, untuk memastikan lingkungan belajar yang ramah anak.
Sekolah Rakyat, yang diinisiasi Kementerian Sosial, bertujuan memberikan pendidikan gratis berasrama kepada anak dari keluarga miskin dan ekstrem. Program ini dirancang untuk mengurangi kemiskinan dan membangun generasi yang berkarakter serta berkompetensi melalui kualitas pendidikan setara SD/SMP/SMA.
Dalam kunjungannya, Arifah Fauzi mengapresiasi fasilitas yang disediakan. Ia menyebut ruang belajar di SR Ponorogo memiliki lingkungan nyaman, udara bersih, dan pangan yang terjamin. “Saya senang melihat anak-anak memiliki tempat untuk berekspresi secara bebas. Ini sesuai dengan misi kementerian untuk menciptakan ruang publik yang melindungi hak anak,” tutur menteri tersebut.
Program Sekolah Rakyat juga menjadi bentuk investasi negara dalam mengembangkan generasi muda. Presiden Prabowo Subianto, yang menjadi pelopor awal, berkomitmen agar semua anak Indonesia memiliki akses pendidikan yang sama. “Saya bangga melihat SR Ponorogo mampu menunjukkan efektivitas pendidikan berbasis komunitas,” kata Fauzi.