Latest Program: Wamendagri: Desa berperan strategis dalam eliminasi TBC di RI

Wamendagri: Desa Berperan Strategis dalam Eliminasi TBC di RI

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, menekankan peran penting desa dalam upaya mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Menurutnya, desa menjadi elemen kunci dalam mengidentifikasi kasus TBC secara aktif, mendorong kesadaran masyarakat, serta memastikan pasien mendapatkan layanan hingga tuntas berobat.

“Pemerintah daerah harus menjadi penggerak utama dalam mengkoordinasikan penanganan TBC hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” kata Wamendagri saat diwawancara di Jakarta, Selasa.

Saat ini, dari total 84.276 desa di seluruh Indonesia, hanya sekitar 5.711 desa yang telah bertransformasi menjadi Desa atau Kelurahan Siaga TBC. Wilayah ini tersebar di 22 provinsi dan 108 kabupaten/kota. Dalam upaya memperkuat peran desa, pemerintah juga menetapkan 11 provinsi sebagai fokus penanganan TBC, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta DKI Jakarta.

Keterlibatan Berbagai Sektor

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menambahkan bahwa keberhasilan eliminasi TBC memerlukan kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat, tenaga kesehatan, dunia usaha, serta media perlu terlibat aktif.

“Peran media sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dan menjalani pengobatan hingga tuntas,” ujarnya.

Pemerintah menjamin bahwa layanan untuk orang terduga TBC merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dijalankan oleh seluruh daerah. Dengan penguatan peran desa dan sinergi lintas sektor, pemerintah berharap eliminasi TBC di Indonesia bisa tercapai lebih cepat dan menyeluruh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *