Latest Update: Uskup Agung Kupang: Paskah momentum sebarkan pesan damai
Uskup Agung Kupang: Paskah Momentum Sebarkan Pesan Damai
Kupang, NTT (ANTARA) – Dalam upacara Misa Paskah Pontifikal di Gereja Paroki St. Petrus TDM, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu, Uskup Keuskupan Agung Kupang Mgr Hironimus Pakaenoni menegaskan bahwa Paskah 2026 menjadi kesempatan bagi umat Kristiani untuk mendorong perdamaian. Ia menyoroti peran individu dalam menciptakan harmoni di lingkungan sekitar.
Pesan Perdamaian dari Tuhan
“Paskah mengajarkan bahwa damai harus dimulai dari diri sendiri, kemudian menyentuh keluarga, komunitas, dan masyarakat. Dari sana, semangat perdamaian bisa menyebar luas,” ujarnya.
Uskup menekankan bahwa pesan utama Paskah 2026 adalah damai sejahtera, yang hanya bisa diberikan oleh Tuhan, bukan dari dunia. Ia menambahkan, pesan ini relevan mengingat situasi global yang kacau sejak masa pra-Paskah.
Dunia yang Tidak Bisa Memberi Damai
Dalam pesannya, ia menyampaikan bahwa kegembalaan di masa Paskah 2026 fokus pada pemulihan keterhubungan antarmanusia. “Paskah kali ini lebih menekankan pada perdamaian, seperti Yesus yang muncul kepada murid-murid dalam ruangan tertutup dan menawarkan keamanan bagi mereka. Demikian pula, kita di era ini harus menerima damai dari-Nya,” jelas Uskup.
Transformasi Iman dan Peran Umat
Uskup mengajak umat Kristiani untuk tidak hanya merayakan kembalinya Yesus, tetapi juga mengalami perubahan dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan Paskah, kita diharapkan menjadi saksi kebenaran, kebaikan, dan khususnya perdamaian,” pesannya. Ia menegaskan bahwa transformasi iman adalah inti dari perayaan ini, sehingga umat harus percaya sepenuhnya bahwa Yesus adalah Tuhan.