Main Agenda: Kemendikdasmen: Hasil TKA bisa dimanfaatkan untuk penguatan pendidikan
Kemendikdasmen: Hasil TKA bisa dimanfaatkan untuk penguatan pendidikan
Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan bahwa hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) dapat digunakan secara efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menegaskan bahwa data TKA diharapkan bisa menjadi alat akselerasi dalam memperkuat kecakapan siswa.
Peluncuran program kolaborasi untuk literasi dan numerasi
Dalam acara peluncuran Program Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional di Jakarta, Kamis, Toni Toharudin menjelaskan bahwa TKA dilakukan sebagai upaya pemetaan kemampuan siswa di berbagai aspek, termasuk literasi, memorisasi, survei karakter, dan survei pembelajaran.
“Tingkat kecakapan minimum siswa Indonesia dalam membaca dan matematika masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, diperlukan langkah sistematis dan melibatkan semua pihak yang peduli,” ujar Toni Toharudin.
TKA sebagai intervensi kesenjangan kompetensi
Tes ini juga bertujuan mengintervensi kesenjangan dalam penguasaan kompetensi dasar, seperti yang terlihat dari skor Program for International Student Assessment (PISA). Toni menyatakan bahwa TKA merupakan langkah strategis untuk mengevaluasi dan memperbaiki kelemahan yang ada.
Jadwal dan mekanisme pelaksanaan TKA
Pelaksanaan TKA untuk tingkat SMP dimulai pada 6 April hingga 16 April 2026, sedangkan untuk SD berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026. Setiap peserta akan mengikuti ujian dalam dua hari. Hari pertama mencakup matematika dan numerasi dengan 30 soal, serta survei karakter, selama 75 menit. Survei karakter memakan waktu 20 menit.
Hari kedua menguji literasi bahasa Indonesia dan survei lingkungan belajar. Pada hari pertama, siswa juga menjawab soal-soal terkait numerasi dan karakter, sementara hari kedua fokus pada kemampuan membaca dan lingkungan pembelajaran.