Main Agenda: Mensos kawal pembangunan Sekolah Rakyat seluas 9,6 Ha di OKU Timur
Mensos Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Seluas 9,6 Ha di OKU Timur
Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan komitmen untuk mengawasi pembangunan Sekolah Rakyat yang menggunakan lahan seluas 9,6 hektare di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Proyek ini menjadi bagian dari upaya mempercepat program pendidikan gratis untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
“Ini sudah bagus, jadi Sekolah Rakyat di OKU Timur harus terwujud. Saya akan mengawasi prosesnya,” ujar Saifullah saat menerima audiensi Bupati OKU Timur, Lanosin, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu.
Bupati OKU Timur, Lanosin, menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung program pengentasan kemiskinan melalui pendidikan. Ia menyebutkan, lahan yang disiapkan telah memenuhi syarat minimal tujuh hektare dengan status clear and clear, aksesibilitas yang memadai, dan sertifikat kepemilikan.
Menteri Sosial menjelaskan, selain luas lahan, pemerintah daerah harus memastikan lahan tidak terlibat sengketa dan berada di luar zona rawan bencana. “Kami juga mengingatkan bahwa lahan harus dikuasai oleh pemerintah setempat,” tambahnya.
Program Sekolah Rakyat sebagai Prioritas Presiden
Sekolah Rakyat adalah inisiatif utama Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak dari keluarga berada di desil 1-4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini dirancang sebagai model terpadu untuk mengentaskan kemiskinan.
Model ini menggabungkan berbagai program pemerintah, seperti layanan kesehatan gratis, pemberian makanan bergizi, jaminan kesehatan PBI-JK, koperasi desa/kelurahan merah putih, serta Program 3 Juta Rumah untuk keluarga siswa yang memperoleh manfaat.
Kementerian Sosial menyampaikan bahwa hingga saat ini telah terdapat 166 titik Sekolah Rakyat Rintisan di 38 provinsi, melayani 15.900 siswa dengan bantuan 2.400 guru dan lebih dari 4.000 tenaga pendidikan di jenjang SD, SMP, dan SMA atau sederajat.