Meeting Results: Badan Bahasa-DWP Kemendikdasmen perkuat pemberdayaan perempuan

Badan Bahasa dan DWP Kemendikdasmen Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Selasa – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengadakan diskusi buku Kedahsyatan Bahasa untuk meningkatkan pemahaman tentang pemberdayaan perempuan. Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menyatakan bahwa pendidikan menjadi sarana utama dalam memperkuat peran perempuan melalui penguatan karakter, literasi, dan kesetaraan gender, sehingga perempuan dapat berpartisipasi secara aktif dalam ranah politik, ekonomi, sosial, budaya, serta kebangsaan.

“Bahasa dan sastra memiliki peran sentral dalam membentuk media, meningkatkan kesadaran, serta memperkaya kemampuan berpikir kritis dan reflektif perempuan dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya saat memberikan laporan dalam acara Pencanangan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan di Kantor Badan Bahasa Kemendikdasmen, Jakarta Pusat.

Kegiatan bedah buku ini dirancang sebagai ruang diskusi intelektual yang mengeksplorasi peran strategis bahasa dalam membangun masyarakat dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Hafidz menegaskan bahwa kolaborasi antara Badan Bahasa dan DWP Kemendikdasmen bertujuan memperluas wawasan kebahasaan, memperkuat pemberdayaan perempuan dalam bidang literasi, serta menciptakan forum dialog yang memfasilitasi pertukaran ide dan inspirasi tentang pengaruh bahasa terhadap pola berpikir dan komunikasi.

Sebagai tambahan, kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jaringan kolaborasi di bidang kebahasaan dan pendidikan, serta menciptakan ruang belajar publik yang mendorong keterlibatan perempuan melalui literasi. Kegiatan bedah buku tersebut menghadirkan penulis buku Kedahsyatan Bahasa, Atikah Solihah, didampingi Asma Nadia dan Ivan Lanin, sebagai pembicara utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *