Meeting Results: BPPB revitalisasi bahasa daerah Babel cegah kepunahan

BPPB Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Babel

Pangkalpinang – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) Indonesia sedang mengerjakan upaya pelestarian bahasa lokal di Bangka Belitung, sebagai langkah mencegah hilangnya bahasa-bahasa tersebut. Kepala BPPB, Hafidz Muksin, menjelaskan bahwa revitalisasi ini penting untuk menjaga keberlanjutan bahasa daerah.

“Kita melakukan revitalisasi agar bahasa daerah tidak lenyap,” ujar Hafidz Muksin saat menghadiri acara peresmian Gedung Kantor Bahasa Babel di Pangkalpinang, Senin.

Dijelaskan bahwa jumlah bahasa daerah di Indonesia mencapai 718 jenis. Untuk mempertahankannya, BPPB melalui Kantor Bahasa provinsi harus aktif melakukan kegiatan revitalisasi. Hafidz menekankan bahwa langkah ini perlu dijalankan secara terpadu.

“Revitalisasi bisa dilakukan dengan pendekapan pembelajaran dan kompetisi berbahasa di tingkat SD, SMP, hingga SLTA,” tuturnya.

Ia juga mengajak orang tua untuk mengajarkan bahasa daerah kepada anak-anak di rumah. Menurutnya, hal ini penting agar generasi muda terbiasa menggunakan bahasa lokal dalam kehidupan sehari-hari. “Saya harap orang tua mewariskan bahasa kepada anak-anak, agar tetap hidup baik dalam lingkungan formal maupun non-formal,” tambah Hafidz.

Dukungan juga datang dari Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang menyetujui program ini. Ia berharap masyarakat memanfaatkan fasilitas Kantor Bahasa Kepulauan Babel untuk meningkatkan kemampuan berbahasa daerah serta Bahasa Indonesia.

“Kami ingin masyarakat aktif menggunakan kantor bahasa ini untuk menambah wawasan dan kemampuan berbahasa,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *