Meeting Results: Kemendikdasmen canangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan lewat Pendidikan

Kemendikdasmen Canangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Jakarta – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui pendidikan sebagai langkah mengatasi masalah nyata yang masih dihadapi kaum perempuan. Upaya ini dilakukan untuk menegaskan peran pendidikan dalam membuka akses pengetahuan, mengembangkan kepercayaan diri, serta meningkatkan keterampilan hidup dan kemampuan kepemimpinan mereka.

“Sesuai dengan Asta Cita yang keempat Bapak Presiden, yaitu penguatan sumber daya manusia dan pengarusutamaan gender, kami berkomitmen memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk mengejar pendidikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat acara pencanangan di Kantor Badan Bahasa Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Rabu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin menambahkan bahwa pendidikan menjadi sarana utama pemberdayaan perempuan melalui penguatan karakter, literasi, dan kesetaraan gender. Ia menjelaskan bahwa dengan pendidikan, perempuan dapat berpartisipasi secara penuh dalam berbagai bidang kehidupan, seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, dan bahasa.

Keputusan ini menegaskan bahwa pendidikan memainkan peran kunci dalam membentuk media, meningkatkan kesadaran, serta mengasah kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Rangkaian kegiatan pencanangan tahun ini mencakup dialog kebijakan, kampanye edukatif, penguatan literasi, diseminasi praktik baik, dan aktivasi pembelajaran berbasis tema pemberdayaan perempuan.

Tematik kegiatan tahun ini adalah “Pemberdayaan Perempuan: Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema tersebut dianggap mampu menggarisbawahi pentingnya pendidikan dalam memperluas partisipasi perempuan dalam pembangunan nasional, serta mendorong keluarga dan masyarakat menjadi lebih berpengetahuan, berdaya, dan berkeadaban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *