Meeting Results: PBNU sesalkan gagalnya perundingan damai Amerika-Iran

PBNU sesalkan gagalnya perundingan damai Amerika-Iran

Jakarta – Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, mengecam kegagalan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan. Ia menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam mencapai perdamaian. “Semua umat beragama harus bergandengan tangan untuk memperjuangkan solidaritas dalam upaya keselamatan dan kesejahteraan umat manusia,” tutur Gus Yahya, Senin.

“Mengajak seluruh umat beragama untuk bersama-sama menggalang dukungan dalam perjuangan keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan umat manusia,” kata Gus Yahya.

Menurut Gus Yahya, Pakistan memiliki peran strategis dalam memediasi konflik antarbangsa. Ia meminta negara tersebut terus berperan aktif untuk mempercepat kesepakatan. “Apresiasi juga ditujukan kepada peran Pakistan dalam mengusahakan dialog antarpihak,” ujarnya.

Di sisi lain, Gus Yahya menyoroti perlunya dukungan internasional dari Pemerintah Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto. “Harus diupayakan desakan global agar konflik dihentikan dan jalan damai ditempuh,” jelasnya. Ia menekankan bahwa dampak perang merambat ke semua lapisan masyarakat, sehingga kebutuhan utama adalah mencegah eskalasi kekerasan.

“Konsolidasi internasional harus dilakukan untuk mengatasi dampak ekonomi dan mendukung korban sipil,” tambah Gus Yahya.

Sebelumnya, Gus Yahya menginisiasi gerakan penguatan ketahanan sosial dalam menghadapi gejolak global. Langkah ini dimulai dengan pertemuan dengan Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta, pekan lalu. “Pertemuan tersebut juga membahas potensi kerja sama konkret, terutama dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat dari tingkat dasar,” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *