New Policy: BGN sebut operasional 18 dapur SPPG di Papua Barat masih suspend

BGN sebut operasional 18 dapur SPPG di Papua Barat masih suspend

Manokwari – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa 18 dari 43 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua Barat masih dalam status penundaan operasional, sambil menantikan perbaikan fasilitas pengolahan air limbah. Koordinator BGN Wilayah Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, menjelaskan bahwa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) harus memenuhi standar dan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Dua dapur dari 18 yang di-suspend sedang dalam proses pencabutan, karena telah menyelesaikan IPAL. Satu dapur berada di Manokwari Selatan, dua lainnya di Manokwari,” kata Erika.

Penghentian sementara ini diambil sebagai langkah untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, sesuai komitmen BGN dalam menjaga kualitas penyelenggaraan program tersebut.

Dapur-dapur yang di-suspend tersebar di Kabupaten Manokwari (7), Kaimana (3), Fakfak (3), Teluk Bintuni (3), serta Manokwari Selatan (2).

“Penundaan operasional berarti dapur tidak bisa beroperasi, sehingga insentif yang seharusnya dibayarkan juga ditunda. Kami terus berkoordinasi dengan mitra agar mempercepat perbaikan IPAL,” ujarnya.

Menurut Erika, selain IPAL, tindakan penundaan juga terkait dengan sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang belum lengkap, seperti di wilayah Teluk Bintuni dan Manokwari. BGN telah memperpanjang tenggat waktu penyelesaian IPAL dan SLHS dari 31 Maret 2026 menjadi 30 April 2026, dengan harapan mitra pengelola tidak mengabaikan aturan yang ditetapkan.

Suspend karena SLHS ada tiga dapur. Dua di Teluk Bintuni dan satu di Manokwari,” katanya.

Dalam waktu dekat, ada penambahan tiga dapur SPPG di Papua Barat. Dua di antaranya masih dalam proses aktivasi akun virtual, sementara satu lagi sedang mencari tenaga ahli gizi. Pembangunan dapur SPPG di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) di Kaimana mencakup sepuluh lokasi, serta Teluk Bintuni satu lokasi. Sebelum dimulai, tim appraisal akan melakukan evaluasi terlebih dahulu.

Erika menyebutkan bahwa bulan ini rencananya tim BGN akan turun ke lokasi pembangunan dapur SPPG 3T untuk memastikan persiapan berjalan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *