New Policy: Kemenag: Platform MOOC Pintar efisiensikan anggaran hingga 8,7 triliun

Kemenag: Platform MOOC Pintar Efisiensikan Anggaran Hingga 8,7 Triliun

Jakarta – Laporan dari Pusbangkom SDM Kemenag menyebutkan bahwa penggunaan MOOC Pintar berhasil mengoptimalkan penghematan anggaran sebesar Rp8,7 triliun selama 2025. “Efisiensi anggaran sebesar Rp8,7 triliun menunjukkan peran digitalisasi dalam menciptakan ruang belajar yang menyediakan ribuan materi pendidikan dan mengurangi pengeluaran secara signifikan,” tutur Mastuki, kepala Pusbangkom SDM Kemenag, di Jakarta, Kamis.

Platform Digital untuk Peningkatan Kompetensi ASN

MOOC Pintar adalah platform pembelajaran mandiri berbasis digital yang dirancang Kementerian Agama. Fungsinya adalah untuk meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat umum. Platform ini menyediakan program pelatihan gratis, fleksibel, dan terdokumentasi dengan sertifikat resmi di bidang pendidikan dan keagamaan.

Secara total, Kemenag telah menerima partisipasi dari 1,5 juta peserta, berasal dari berbagai wilayah dan latar belakang profesi. “Kualitas materi tetap menjadi prioritas utama dalam semua kegiatan,” tambah Mastuki. Evaluasi Level 2 Learning menunjukkan indikator keberhasilan sebesar 81,11 persen, yang dikategorikan sebagai ‘Sangat Baik’.

“Peningkatan pengetahuan peserta terhadap materi teknis dan penguatan keterampilan kerja yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman adalah bukti dari efektivitas platform ini,” ujar Mastuki.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa MOOC Pintar juga berkontribusi pada perluasan wawasan tugas, yang sangat mendukung kinerja organisasi secara menyeluruh. Sebelumnya, Kemenag telah menerapkan pendekatan inovatif Micro-Credentials dalam mengembangkan kompetensi SDM berbasis digital. Tujuan utamanya adalah mencapai partisipasi masif hingga 500.000 pendidik secara bersamaan.

Mastuki menegaskan bahwa transformasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak. “Tanpa adopsi metode ini, risiko ketertinggalan kemampuan ASN adalah hal yang pasti terjadi,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *