New Policy: RSBP Batam menuju green hospital olah limbah medis jadi paving block
RSBP Batam Memperkenalkan Konsep Rumah Sakit Hijau Dengan Mengolah Limbah Medis Menjadi Paving Block
Batam, Kepulauan Riau – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam menghadirkan inovasi baru dalam pengelolaan limbah medis. Alat Sterilwave, teknologi canggih yang mampu memproses limbah medis menjadi bahan yang aman dan ramah lingkungan, kini dioperasikan oleh institusi tersebut. Satu contoh penggunaan material hasil pengolahan Sterilwave adalah sebagai bahan baku paving block.
Proses Sterilisasi Dengan Teknologi Gelombang Mikro
Direktur RSBP Batam, Tanto Budiharto, mengungkapkan bahwa penggunaan Sterilwave mencakup dua tahapan utama: penghancuran dan sterilisasi. “Limbah medis seperti plastik bekas alat kesehatan, jarum suntik, serta bahan lainnya diolah melalui shredding dan pemanasan dengan gelombang mikro,” jelasnya dalam pernyataan resmi yang diterima di Batam, Kamis.
“Hasil dari proses ini menghasilkan material yang tidak lagi berisiko infeksius dan bisa digunakan kembali, salah satunya sebagai paving block. Limbah medis berbahan plastik yang disterilkan dicampur dengan bahan tambahan untuk menghasilkan produk tahan lama,” ujarnya.
Saat ini, paving block hasil olahan Sterilwave sudah diterapkan di area rumah sakit, meski secara terbatas. “Kami sedang menggunakan produk ini di lingkungan RSBP Batam, namun rencananya akan memperluas pemanfaatannya ke taman dan ruang publik,” lanjut Tanto.
Komitmen Menuju Circular Economy
Inovasi ini menjadi langkah konkret dalam mendorong konsep circular economy. “Limbah medis tidak lagi menjadi beban, melainkan sumber bahan baku baru yang bernilai ekonomis dan lingkungan,” tambahnya. Metode ini juga mengurangi volume limbah yang perlu dibuang secara tradisional serta meminimalkan dampak pencemaran lingkungan.
RSBP Batam dinobatkan sebagai pelopor pengolahan limbah medis di Batam dan Kepri. Kedepannya, institusi tersebut membuka kesempatan kerja sama dengan pihak lain, seperti rumah sakit, pemerintah, maupun sektor swasta, untuk mewujudkan sistem pengelolaan limbah yang efisien, aman, dan berkelanjutan.