New Policy: UI terima 2.078 calon mahasiswa baru jalur SNBP 2026
UI Terima 2.078 Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBP 2026
Universitas Indonesia (UI) telah menerima sejumlah 2.078 peserta baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Dari total tersebut, terdapat 78 calon mahasiswa yang berasal dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menjelaskan bahwa minat tinggi terhadap UI mencerminkan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tersebut. Ia menekankan bahwa kepercayaan ini perlu dijaga, mengingat UI kini berada di peringkat ke-189 dalam QS World University Rankings 2026.
“Penerimaan mahasiswa baru melalui SNBP adalah salah satu cara UI untuk menangkap bakat-bakat terbaik bangsa. Kami berkomitmen menyediakan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Prof. Heri.
Jumlah peserta yang mengikuti seleksi SNBP mencapai 35.118 orang. Dalam distribusi calon mahasiswa, Program Pendidikan Vokasi menjadi fakultas dengan penerimaan tertinggi, yakni 366 orang. Diikuti oleh Fakultas Teknik dengan 342 peserta, serta Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya yang menerima 225 orang. Fakultas lainnya yang turut menerima pendaftaran antara lain Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (191 orang), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (170 orang), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (124 orang).
Fakultas Hukum (114 orang), Fakultas Ilmu Komputer (112 orang), Fakultas Ilmu Administrasi (99 orang), Fakultas Kesehatan Masyarakat (89 orang), Fakultas Psikologi (66 orang), Fakultas Kedokteran (60 orang), Fakultas Ilmu Keperawatan (50 orang), Fakultas Farmasi (39 orang), serta Fakultas Kedokteran Gigi (31 orang) juga mengalami penerimaan peserta. Selain itu, UI juga menerima 289 calon mahasiswa yang memperoleh KIP Kuliah sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang inklusif dan adil.
Para peserta yang lulus melalui SNBP akan melanjutkan proses seleksi ke tahapan berikutnya. Langkah-langkahnya meliputi unggah rapor pada 1–2 April 2026, pra-registrasi antara 4–10 April, pengisian data Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada periode sama, serta masa pembayaran UKT pilihan dari 4–18 April dan pembayaran UKT hasil penetapan pada 19–30 April.