Solving Problems: Pemkot: Jamaah calon haji Mataram masuk asrama 26 April

Pemkot: Jamaah Calon Haji Mataram Masuk Asrama 26 April

Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengumumkan bahwa jamaah calon haji asal Kota Mataram akan memasuki asrama haji pada 26 April 2026 untuk musim haji 1447 H/2026. Asisten I Setda Kota Mataram, H Lalu Martawang, dalam wawancara di Mataram, Senin, menjelaskan bahwa jamaah dari Kota Mataram yang memasuki asrama pada tanggal tersebut adalah bagian dari Kloter 5 Embarkasi Lombok, atau kloter yang sepenuhnya mewakili Kota Mataram.

“Jamaah Kloter 5 dijadwalkan masuk asrama pada 26 April, kemudian diterbangkan ke Tanah Suci pada 27 April 2026,” ujarnya.

Menurut Martawang, Kota Mataram mendapatkan total kuota 854 orang untuk musim haji 2026. Kuota ini dibagi menjadi tiga kloter, yaitu Kloter 5, 10, dan 15. Kloter 5 serta 10 merupakan kloter utuh Kota Mataram, dengan jumlah peserta masing-masing berkisar 378-388 orang. Sisanya tergabung dalam kloter campuran yang melibatkan beberapa kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat.

Sebelum memasuki asrama haji, seluruh jamaah akan mengikuti acara pelepasan langsung oleh Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota TGH Mujiburrahman, beserta tim penunjangnya, di halaman kantor wali kota. “Semoga tradisi pelepasan dapat berjalan khidmat dan memberikan kenyamanan maksimal bagi para tamu Allah sebelum berangkat ke Tanah Suci,” tambahnya.

Evaluasi Pelaksanaan Haji Tahun Lalu

Dalam menilai kegiatan haji tahun sebelumnya, Martawang menyebutkan bahwa pihak penyelenggara fokus pada peningkatan koordinasi yang lebih solid. Beberapa fokus utama evaluasi termasuk memperbaiki komunikasi internal dan efisiensi pelaksanaan di lapangan agar lebih terstruktur dibandingkan tahun lalu. Pihaknya juga berupaya mengatasi masalah pemondokan serta pembagian regu untuk menghindari kejadian jamaah terpisah seperti yang pernah dieluhkan sebelumnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Mataram memastikan semua atribut, seperti rompi dan seragam, telah siap digunakan pada hari pelepasan. “Prinsip dasarnya harus lebih baik dari pelaksanaan tahun kemarin. Segala catatan tahun lalu, baik soal pemondokan maupun koordinasi, sudah diantisipasi oleh panitia haji di Madinah dan Makkah untuk diselesaikan sebaik mungkin,” terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *