Topics Covered: Pemprov Kalbar-TAF perkuat kolaborasi dalam pembangunan berkelanjutan

Pemprov Kalbar-TAF perkuat kolaborasi dalam pembangunan berkelanjutan

Pontianak – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan The Asia Foundation (TAF) meningkatkan kerja sama dalam upaya membangun daerah secara berkelanjutan. Pertemuan antara Gubernur Kalbar, Ria Norsan, dan CEO TAF, Laurel Miller, di Pontianak, Kamis, menjadi momentum untuk menyelaraskan program-program yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia serta pengelolaan lingkungan. “Hari ini, saya bersama Laurel Miller mengadakan pertemuan untuk memperkuat sinergi di berbagai bidang, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pemberdayaan perempuan, literasi digital, hingga pengelolaan lingkungan,” jelas Norsan.

Menurut Norsan, wilayah Kalbar yang luas, sekitar 1,5 kali wilayah Pulau Jawa, dan 2.046 desa dengan kondisi geografis yang beragam membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. “Keterbatasan anggaran dan luas area membuat kita perlu kolaborasi lebih erat. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan IPM, terutama melalui peningkatan durasi pendidikan, karena banyak masyarakat masih berhenti di tingkat SMP,” lanjutnya.

Kami mengharapkan bantuan konkret, khususnya untuk kelompok masyarakat yang putus sekolah, melalui program edukasi dan literasi digital,” tutur Norsan.

Di sisi lain, Laurel Miller menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kerja sama serta menyelaraskan visi TAF dengan prioritas Kalbar. “TAF telah menjalankan berbagai inisiatif di Kalbar, termasuk literasi digital, pemberdayaan perempuan, dan perhutanan sosial selama waktu yang lama,” ujarnya.

Miller menegaskan bahwa fokus Pemprov Kalbar dan misi TAF saling sesuai. “Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi agar program-program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

TAF juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan yang baik sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. “Dukungan pemerintah daerah diperlukan untuk memastikan program ini bisa diimplementasikan secara optimal hingga tingkat kabupaten/kota,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *