Visit Agenda: Mendikdasmen: Silaturahmi sarana perkuat kerukunan antarsesama

Mendikdasmen: Silaturahmi sarana perkuat kerukunan antarsesama

Di Pekalongan, Jawa Tengah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa tradisi halal bihalal serta silaturahmi memiliki peran strategis dalam mempererat persatuan dan harmoni masyarakat. Ia menegaskan bahwa menjaga kerukunan antarmanusia adalah modal penting untuk membangun bangsa yang kuat dan besar, terutama dalam menghadapi berbagai perbedaan serta tantangan yang ada.

“Menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga adalah fondasi yang diperlukan untuk menciptakan masyarakat yang solid, di tengah dinamika sosial dan keberagaman yang terus berkembang,” ujarnya.

Abdul Mu’ti, yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, menambahkan bahwa nilai-nilai persatuan dan kerukunan menjadi kekuatan sosial dan politik yang vital bagi Indonesia. “Dalam situasi perbedaan dan masalah, keharmonisan antarwarga adalah penentu kemajuan dan kemandirian bangsa,” katanya.

Halalbihalal Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan dianggap sebagai ajang untuk memperkuat persatuan masyarakat di tengah perubahan sosial dan pembangunan daerah yang pesat. Ia juga menjelaskan makna ungkapan “minal aidin wal faizin” yang dianggap berasal dari tradisi sastra Andalusia, menggambarkan harapan agar manusia kembali ke fitrahnya sebagai hamba yang meraih kemenangan.

“Tradisi lokal Indonesia mengenal ungkapan ‘mohon maaf lahir dan batin’ yang mengandung nilai-nilai kebaikan. Hal ini menunjukkan bahwa Islam di negeri ini mampu terintegrasi dengan budaya lokal,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan Mulyono menekankan pentingnya sikap kerja yang terpadu. “Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja cermat harus menjadi dasar dalam meningkatkan kinerja organisasi serta kemajuan daerah,” tuturnya. Mulyono juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Prof Abdul Mu’ti atas partisipasinya dalam memperkaya suasana kebahagiaan warga Muhammadiyah di Pekalongan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *