What Happened: 12 desa di Kabupaten Grobogan alami banjir

12 Desa di Kabupaten Grobogan Alami Banjir

Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kembali menghadapi peristiwa banjir yang mengenai 12 desa di empat kecamatan. Fenomena ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Kamis (2/4) malam, menurut informasi dari Operator Pusdalop BPBD Grobogan, Muhaimin, Jumat.

Kecamatan Kedungjati

Dalam kecamatan Kedungjati, banjir disebabkan oleh luapan Sungai Tuntang yang merendam wilayah. Tinggi air mencapai 10 hingga 50 sentimeter, menggenangi permukiman warga dan jalan desa. Desa yang terkena meliputi Ngombak, Kedungjati, Wates, Karanglangu, Kalimaro, Jumo, Padas, dan Deras. Beberapa dusun seperti Kranggeneng, Morosempol, Dawung, serta Tonjong juga terkena dampak.

Kecamatan Tanggungharjo

Banjir di Kecamatan Tanggungharjo melanda Desa Sugihmanik akibat luapan Sungai Kliteh. Genangan air berkisar 10 hingga 60 sentimeter mengenai permukiman warga di Dusun Randusari, Rejosari, dan Gedangan. Muhaimin menambahkan, genangan juga sempat menghambat arus lalu lintas di Jembatan Kaliceret, sepanjang 50 meter di Jalan Raya Gubug-Kedungjati.

“Genangan air di Jalan Raya Gubug-Kedungjati terjadi di atas Jembatan Kaliceret, Dusun Kaliceter, Desa Mrisi. Tinggi air mencapai 20 hingga 40 sentimeter, menyebabkan gangguan pada pergerakan kendaraan,”

Kecamatan Gubug

Banjir juga terjadi di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, akibat aliran air dari hutan yang mengarah ke Sungai Tuntang. Air menggenangi permukiman warga di Dusun Bantengan, Sasak, dan Tegalrejo dengan ketinggian 20 hingga 60 sentimeter.

Kecamatan Tegowanu

Di Kecamatan Tegowanu, banjir melanda Desa Sukorejo dan Tanggirejo akibat luapan Sungai Renggong serta Sungai Kliteh. Jalan dusun dan beberapa rumah warga terkena genangan dengan tinggi air antara 10 hingga 60 sentimeter.

Muhaimin menjelaskan, kondisi banjir di sebagian besar wilayah mulai surut. Beberapa ruas jalan yang sebelumnya tergenang kini sudah bisa dilalui kendaraan. BPBD Grobogan belum menerima laporan kerusakan atau korban akibat bencana ini, namun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap hujan yang masih bisa terjadi.

Sebelumnya, banjir juga memengaruhi Kabupaten Grobogan, memutus akses jalan raya Grobogan-Semarang karena jebolnya tanggul Sungai Tuntang. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan transportasi bagi warga setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *