What Happened During: Pemkab Deli Serdang pastikan korban longsor dapat perawatan intensif

Pemkab Deli Serdang Janji Memberikan Perawatan Khusus untuk Korban Longsor

Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi lokasi bencana yang menimpa warga Desa Sembahe. Pemerintah setempat mengungkapkan komitmen untuk memberikan layanan medis komprehensif kepada semua korban. Kunjungan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pancur Batu, Rabu, menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kondisi para korban.

Sehat br Tarigan, salah satu korban, sedang menjalani perawatan di rumah sakit bersama keluarga. Dalam kunjungan tersebut, bupati memberikan pesan penenang kepada warga.

“Insyaallah, kami berkomitmen untuk menemani bapak ibu sekalian, dan mohon kesabaran,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menegaskan kerja sama dengan forkopimda untuk mempercepat respons darurat dan menjamin dukungan yang diperlukan oleh masyarakat yang terkena dampak.

Update Kondisi Pasca-Bencana

Bencana hidrometeorologi yang terjadi Selasa (7/4) malam mengakibatkan longsor di area belakang RM Dina Mala. Data sementara menunjukkan sembilan unit rumah rusak, lima warga meninggal, dan satu korban masih membutuhkan penanganan medis. Di lokasi bencana, pihak setempat telah mendirikan posko darurat, dapur umum, serta tenda untuk tempat pengungsian.

Sebagai langkah pencegahan, garis polisi dipasang di sekitar lokasi untuk menghindari pendekatan warga. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada.

“Kami akan menunggu evaluasi dari tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan BPBD, lalu melakukan pembersihan. Wisata pemandian alam di area bencana sementara ditutup untuk mencegah risiko longsor berulang,” tutur bupati.

Langkah Mitigasi dan Kesiapan Masyarakat

Dalam rangka mengurangi risiko serupa, pemerintah telah melakukan pembersihan di titik longsor yang rawan, seperti di Desa Bingkawan. Beberapa wilayah dekat jalan raya terancam bahaya akibat longsor kecil yang terjadi.

“Setelah tanah dianggap aman, kita akan memperlebar tebing dan membangun tembok penahan tanah,” jelas bupati.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan di daerah perbukitan dan wilayah rentan bencana serta segera melaporkan tanda-tanda ancaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *