Key Strategy: Hector sebut pemain baru timnas futsal buktikan kemampuan bersaing

Hector Sebut Pemain Baru Timnas Futsal Buktikan Kemampuan Bersaing

Jakarta – Pelatih Tim Nasional Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan bahwa para pemain baru yang diikutkan dalam Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 telah menunjukkan kekuatan kompetitif terhadap tim-tim lain. “Kami percaya mereka mampu bersaing jika diberi kesempatan. Bakat mereka akan terbukti dalam pertandingan,” tutur Hector dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu.

Indonesia berhasil menang 3-2 melawan Australia, yang memungkinkan tim melangkah ke babak semifinal sebagai juara Grup B. Tim mengumpulkan sembilan poin dari tiga laga fase grup. Hector memimpin formasi yang terdiri dari beberapa pemain baru, seperti Andrias Kareth (Fafage Banua), Piter Junior (Blacksteel Papua), Dipo Arrahman (Pangsuma FC Kalbar), Rizky Fauzan (Fafage Banua), dan Adityas Priambudi (Blacksteel Papua).

Klub-klub kini semakin banyak berinvestasi pada staf pelatih, dan kualitas pelatih juga semakin meningkat. Itu adalah masa depan kami. Itulah arah strategi yang kami jalankan,” katanya.

Hector mengucapkan terima kasih kepada PP FFI yang mempercayai pilihannya mengusung beberapa pemain baru. Menurut dia, para pemain ini telah membuktikan bahwa dengan persiapan yang cukup, mereka bisa bersaing secara baik.

Menurut Hector, pertandingan melawan Australia berlangsung seimbang, dengan kedua tim saling memiliki peluang. Australia terlihat lebih mengancam saat situasi bola mati, menurutnya. Banyak pemain Australia yang juga bermain sepak bola, memberi mereka tendangan yang sangat mengarah.

“Namun secara umum saya pikir kami mampu bersaing dengan baik. Kami cukup terorganisasi dalam banyak situasi. Hanya saja dalam 10 menit terakhir kami membuat beberapa kesalahan umpan yang sebenarnya tidak perlu,” katanya.

Hector menyatakan kepuasan terhadap konsistensi pemain, berkat latihan intensif yang dibagi per hari untuk fokus pada bertahan, set piece, power play, dan serangan. “Dengan waktu latihan hanya sekitar dua jam, tentu tidak mudah mengembangkan semuanya. Jadi saya sangat puas dengan mereka,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *