Key Strategy: Tesla dilaporkan kembangkan SUV kompak dengan harga lebih terjangkau
Tesla dikabarkan sedang merancang SUV kompak berharga lebih murah
Jakarta – Menurut laporan dari Arena EV, Tesla tengah mengerjakan mobil listrik baru berjenis SUV kompak yang diharapkan lebih terjangkau. Model ini disebut akan menghadirkan desain berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, seperti Tesla Model Y. SUV terbaru ini memiliki panjang sekitar 4.280 mm, sehingga lebih kecil dari dua model yang ada. Meski masih berada di tahap awal pengembangan, rencananya mobil ini akan diproduksi di Tiongkok saat resmi diluncurkan.
Strategi adaptasi pasar global
Peluncuran model ini kemungkinan tidak terjadi dalam waktu dekat, termasuk tahun ini. Dari segi spesifikasi, SUV ini diestimasi lebih ekonomis dibandingkan Model 3 dan Model Y. Harga terjangkau tersebut didukung oleh penggunaan baterai berukuran lebih kecil serta konfigurasi satu motor listrik. Bobot mobil diperkirakan hanya sekitar 1.500 kilogram.
Dari sumber internal, Tesla kini berusaha menciptakan kendaraan yang dapat beroperasi tanpa pengemudi, tetapi tetap menyediakan opsi untuk dikendarai secara manual.
Sebelumnya, ada rumor bahwa Tesla akan meluncurkan mobil listrik dengan harga terjangkau yang disebut sebagai “Model 2”. Namun, proyek itu dilaporkan ditunda oleh CEO Elon Musk untuk fokus pada pengembangan kendaraan otonom seperti Robotaxi atau Cybercab. SUV kompak terbaru ini disebut mengusung pendekatan berbeda, yakni tetap memungkinkan pengemudi manusia, sekaligus berpotensi memiliki versi otonom.
Langkah ini dianggap sebagai strategi Tesla untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar global, mengingat adopsi kendaraan otonom sepenuhnya di berbagai negara diperkirakan masih membutuhkan waktu.