Special Plan: Jetour sukses lakukan uji coba di dua iklim berbeda untuk T1

Jetour Uji Coba T1 di Dua Lingkungan Ekstrem

Pabrikan mobil asal Tiongkok, Jetour, menyelesaikan serangkaian pengujian kendaraan T1 di lingkungan yang berbeda secara signifikan. Kegiatan ini mencakup medan seperti Pegunungan Andes hingga iklim terik di Gurun Atacama, yang dikenal sebagai tempat paling kering di dunia. Tujuan dari uji coba ini adalah menguji ketangguhan serta kenyamanan kendaraan dalam kondisi cuaca dan permukaan jalan yang beragam.

Komitmen Teknologi yang Teruji

Dalam pernyataannya, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menegaskan bahwa pengujian di kondisi ekstrem global bertujuan memastikan setiap teknologi dan kemampuan kendaraan benar-benar sesuai dengan harapan pengguna. “Kami ingin menjamin bahwa produk yang kami hadirkan mampu memberikan rasa percaya diri selama setiap perjalanan,” ujarnya.

“Melalui pengujian di berbagai kondisi ekstrem di dunia, kami ingin memastikan bahwa setiap teknologi dan kapabilitas yang kami tawarkan benar-benar relevan dan memberikan rasa percaya diri bagi konsumen dalam setiap perjalanan mereka,” kata Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah dalam keterangan resminya, Kamis.

Menguji Ketahanan di Pegunungan Andes

Selama pengujian di Pegunungan Andes dengan ketinggian melebihi 5.000 meter, Jetour T1 menghadapi suhu dingin, tekanan udara rendah, dan kadar oksigen yang minim. Situasi ini menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan mesin 2.0T Turbocharged, yang mampu menyala dalam satu kali percobaan meskipun oksigen hanya sekitar 60 persen dari kondisi normal. Performa ini mencerminkan adaptasi mesin yang baik dan kalibrasi yang matang.

Pengujiannya di Gurun Atacama

Dalam uji coba di Gurun Atacama, Jetour mengevaluasi daya tahan kendaraan di lingkungan yang ekstrem dengan kelembapan hampir 5 persen, suhu tinggi, debu garam korosif, serta perubahan suhu harian mencapai di atas 30°C. Hasilnya, T1 berhasil melewati medan pasir sedalam 30 cm berkat sistem XWD yang mendistribusikan torsi hingga 390 Nm ke keempat roda secara tepat. Sistem ini juga menunjukkan stabilitas dalam kondisi tanjakan berat.

“Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Jetour untuk menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman, tangguh, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujar dia.

Strategi Global yang Menyeluruh

Jetour T1 dikembangkan sebagai bagian dari strategi global “Travel+”, yang tidak hanya fokus pada kinerja kendaraan tetapi juga pada pengalaman berkendara sebagai partner perjalanan. Desainnya dirancang untuk memberikan fleksibilitas eksplore sambil menjaga kenyamanan di kota. Serangkaian pengujian ini memberikan bukti bahwa T1 mampu menghadapi tantangan nyata, baik di lingkungan paling keras maupun di kondisi yang kompleks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *