Announced: Trump Plinplan soal Perang Iran
Trump Plinplan soal Perang Iran
Dalam beberapa hari terakhir, ucapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Iran menunjukkan perubahan terus-menerus. Banyak kali ia menyampaikan pendapat yang berbeda mengenai kemungkinan konflik antara AS dan Israel dengan Iran.
Rangkuman Perubahan Pernyataan Trump
detikcom telah mengumpulkan beberapa pernyataan Trump yang berfluktuasi. Salah satunya terkait tindakan menutup Selat Hormuz, di mana Trump mengubah pendirian beberapa kali.
Awalnya, Trump meminta dukungan dari negara-negara anggota NATO. Namun, pendiriannya kemudian berubah. Sebagaimana diketahui, AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang berdampak pada pembatasan jalur di Selat Hormuz.
Minta Bantuan NATO
“Banyak negara, khususnya yang terkena dampak dari upaya Iran menutup Selat Hormuz, akan mengirimkan kapal perang bersama AS untuk menjaga keamanan jalur tersebut,” ujar Trump pada 14 Maret.
“Saya harap Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, serta negara lain yang terkena pembatasan ini, akan mengirimkan kapal ke daerah tersebut agar Selat Hormuz tidak lagi membahayakan negara-negara yang tertekan,” tambahnya.
Tidak Butuh Bantuan
Banyak negara menolak permintaan Trump. Ia lalu mengakui bahwa bantuan dari luar tidak lagi diperlukan.
“Kita tidak butuh bantuan. Perang ini telah berlangsung lama, hampir sejak hari pertama,” kata Trump pada 16 Maret.
Sindir NATO
Trump kemudian menyindir keanggotaan NATO. Ia menyebut kelompok tersebut hanyalah simbol yang tidak bermakna.
“Tanpa AS, NATO HANYA MACAN KERTAS!” tulis Trump pada 20 Maret.
“Pertempuran telah dimenangkan secara militer dengan risiko yang sangat rendah. Namun, mereka mengeluh tentang kenaikan harga minyak, padahal tidak ingin membantu membuka Selat Hormuz—tindakan sederhana yang menjadi penyebab utama kenaikan tersebut. Para pengecut, dan kita akan mengingatnya!”
Kritik terhadap Sekutu
Trump kembali marah terhadap sikap negara-negara sekutu. Ia menyatakan tidak akan lagi mendukung mereka.
“Mereka seharusnya melompat untuk membantu kita, karena selama bertahun-tahun kita telah menjaga mereka agar tidak terjebak dalam perang,” ungkapnya pada 26 Maret.
Akhiri Perang dalam Dua Minggu
Di hari yang sama, Trump mengatakan akan segera menyelesaikan konflik tersebut. Ia memperkirakan dua minggu lagi perang berakhir, bahkan tanpa kesepakatan bersama.
“Kita sedang menyelesaikan pekerjaan ini, dan saya yakin mungkin dalam dua minggu, atau beberapa hari lebih lama, konflik ini akan berakhir,” ujarnya.
Siap Serang Iran Lagi
Beberapa hari setelahnya, Trump kembali menyatakan rencana menyerang Iran. Ia ingin mengembalikan Iran ke masa lalu.
“Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras selama dua hingga tiga minggu ke depan,” kata Trump dalam pidatonya di Gedung Putih pada Rabu (1/4).
“Kita akan membawa Iran kembali ke zaman batu, tempat mereka seharusnya berada,” tambahnya.