DK PBB Gelar Voting soal Selat Hormuz Hari Ini
DK PBB Gelar Voting soal Selat Hormuz Hari Ini
Dewan Keamanan PBB sedang merencanakan penyelenggaraan pemungutan suara untuk resolusi yang berkaitan dengan ancaman Iran terhadap Selat Hormuz. Acara ini diharapkan mampu memberikan mandat yang jelas bagi negara-negara yang ingin mengambil tindakan untuk membuka penghalang di wilayah tersebut.
Menurut laporan Aljazeera pada Selasa (7/4/2026), suara akan diambil pada pukul 15.00 waktu setempat, yang berarti sembilan jam lebih awal dari tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump bagi Iran untuk menyetujui kesepakatan atau menghadapi serangan terhadap infrastruktur energi.
Peran Bahrain dalam Proses Negosiasi
Bahrain, didukung oleh negara-negara pengekspor minyak di Teluk, memulai diskusi dua minggu lalu mengenai rancangan resolusi. Tujuannya adalah untuk menetapkan mandat yang dapat digunakan oleh negara-negara dalam menghadapi penghalang di Selat Hormuz.
Isi Rancangan Terbaru
Rancangan terbaru ini memaksa Iran untuk menghentikan serangan terhadap kapal-kapal dagang. Selain itu, pihak Iran diminta menghentikan segala upaya yang menghalangi kebebasan navigasi internasional.
Meski demikian, rancangan tersebut tidak secara tegas mengizinkan penggunaan kekuatan, melainkan mendorong negara-negara untuk mengoordinasikan tindakan defensif sesuai situasi, agar dapat memastikan keamanan jalur transportasi.
Rancangan ini juga menekankan pentingnya kerja sama antar-negara untuk menghindari upaya menutup atau mengganggu alur lalu lintas internasional di Selat Hormuz.
Rancangan menyebutkan bahwa Dewan bersedia mempertimbangkan tindakan tambahan terhadap siapa pun yang mengancam kebebasan navigasi di wilayah tersebut.