Key Strategy: Imigrasi Bitung amankan dua warga negara Tiongkok terkait izin tinggal
Imigrasi Bitung amankan dua warga negara Tiongkok terkait izin tinggal
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Sulawesi Utara, melakukan pemeriksaan terhadap dua warga negara asing (WNA) dari Tiongkok, yang berinisial PL dan LA, dalam Operasi Wirawaspada. Kedua individu tersebut diduga melanggar aturan izin tinggal dengan menggunakan Visa on Arrival (VOA) indeks B1 secara tidak sesuai.
Dalam operasi tersebut, tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) melakukan pengawasan langsung terhadap perusahaan yang telah ditentukan berdasarkan hasil analisis intelijen. “Pemeriksaan difokuskan pada keberadaan, aktivitas, serta kelengkapan dokumen keimigrasian yang dimiliki WNA,” ujarnya.
“Operasi Wirawaspada merupakan bagian dari strategi Direktorat Jenderal Imigrasi dalam memastikan kepatuhan WNA terhadap hukum, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban umum di wilayah Indonesia, khususnya di wilayah kerja Kantor Imigrasi Bitung,” kata Kakanwil Imigrasi Sulut Ramdhani.
Setelah diamankan, kedua WNA dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses ini dilakukan secara mendalam, dengan tetap mengutamakan profesionalitas, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia.
“Kedua WNA tersebut menggunakan izin tinggal kunjungan berupa VOA dengan indeks B1 dan diduga melakukan penyalahgunaan izin tinggal yang tidak sesuai peruntukannya, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” tambah Ramdhani.
Operasi Wirawaspada dilakukan sebagai upaya preventif dan represif dalam penegakan hukum keimigrasian secara terkoordinasi. “Upaya ini diarahkan untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Indonesia,” kata Ramdhani.
Kantor Imigrasi Bitung berkomitmen untuk terus mengawasi keberadaan orang asing, terutama dalam mencegah penyalahgunaan izin tinggal oleh WNA. Langkah ini bertujuan menjaga konsistensi penerapan aturan hukum keimigrasian di seluruh area kerja mereka.