Latest Program: Estonia tawarkan kolaborasi transisi hijau dengan Indonesia
Estonia Tawarkan Kolaborasi Transisi Hijau dengan Indonesia
Tallinn, Estonia (ANTARA) – Pemerintah Estonia serta perusahaan-perusahaan dari wilayah Baltik mengajukan kerja sama dalam proses beralih ke model ekonomi hijau bersama Indonesia. Langkah ini diambil untuk mengurangi jumlah emisi karbon dan mempersiapkan tren transisi hijau yang semakin signifikan. Wakil Menteri Kemaritiman dan Sumber Daya Air Estonia, Kristjan Truu, mengungkapkan bahwa transisi hijau menjadi prioritas utama dalam upaya menekan dampak lingkungan.
“Semua pihak saat ini tengah bergerak menuju transisi hijau sebagai upaya mengurangi emisi. Jadi, ini adalah tujuan utama,” ujar Truu kepada jurnalis Indonesia di Tallinn, Selasa (7/4) waktu setempat.
Menurut Truu, arus perubahan menuju transisi hijau tidak akan berhenti karena terkait erat dengan daya saing negara dalam industri maritim global. Ia mencontohkan adanya Kesepakatan Industri Bersih di Uni Eropa, yang bertujuan memperkuat kompetitivitas industri sekaligus mempercepat adopsi teknologi netral iklim. Estonia sendiri memiliki konsep khusus, seperti koridor pelayaran hijau Estonia-Finlandia, yang mencakup pelabuhan yang menggunakan energi terbarukan seperti tenaga surya dan listrik.
Dalam pembicaraan tambahan, Truu menyebut rencana kunjungan ke Indonesia untuk mengidentifikasi peluang kerja sama dan berbagi pengalaman. Pihaknya juga ingin membangun hubungan strategis di bidang kemaritiman. “Dari pelabuhan, energi tersebut dialirkan ke kapal, dan kapal berlayar menggunakan bahan bakar hijau,” tambahnya.
Kerangka Kerja Net-Zero IMO
Saat ditanya alasan pentingnya transisi hijau bagi Indonesia, Truu menjelaskan bahwa adanya kerangka kerja net-zero yang diperkenalkan Organisasi Maritim Internasional (IMO) pada tahun 2025 menjadi dorongan utama. Selain itu, ia menekankan bahwa naiknya harga minyak dunia dan bahan bakar minyak (BBM) juga memicu perubahan mentalitas pemilik kapal untuk lebih aktif menggunakan energi listrik dari daratan.
“Bisa dikatakan ada pergeseran mentalitas puncak yang sedang terjadi. Dan seperti yang Anda lihat, elektrifikasi adalah bagian dari kerangka kerja nol emisi untuk masa depan, serta teknologi inilah yang benar-benar dapat menurunkan emisi hingga mendekati nol,” ucap Kaupo Laanerand, Chief Commercial & Strategy Officer ShoreLink.