Latest Program: Trump Bilang AS Akan Bikin Selat Hormuz Dibuka Segera

Trump Nyatakan AS Akan Segera Buka Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negara ini akan mengembalikan akses ke Selat Hormuz secara cepat. Pernyataan tersebut dilakukan saat masa gencatan senjata sementara antara AS dan Iran masih berlangsung.

Trump, dalam wawancara terbarunya dengan jurnalis, seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (11/4/2026), tidak menjelaskan rinci bagaimana AS akan mengatasi hambatan dalam memulihkan jalur perairan strategis yang menjadi pintu utama distribusi minyak dan gas alam cair global.

Di sisi lain, Trump mengakui bahwa proses ini tidak akan mudah. Ia juga menyebut bahwa beberapa negara menawarkan dukungan, meski tidak menyebutkan identitas spesifik.

“Banyak negara menggunakan Selat Hormuz. Jadi, kita pasti akan mendapat bantuan dari negara-negara lain,” ujar Trump.

Menurut laporan Reuters pada Kamis (9/4), Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte setelah pertemuan dengan Trump, meminta pemerintah Eropa untuk menyiapkan komitmen nyata dalam menjaga keamanan selat tersebut.

Impact of the Conflict on Global Energy Supply

Sebelum pecah perang, Selat Hormuz dipakai oleh sekitar 20 persen pengiriman minyak dan gas alam cair global. Namun, konflik antara AS-Israel dengan Iran sejak akhir Februari lalu menyebabkan perlintasan kapal terbatasi, mengganggu pasokan energi secara signifikan.

Konflik tersebut juga meningkatkan harga minyak dan mengguncang pasar energi internasional. Trump mengumumkan gencatan senjata dua minggu pada Selasa (7/4), setelah menantang Iran sebelumnya.

Kesepakatan sementara ini mengharuskan Iran membuka Selat Hormuz, tapi alur kapal tetap terhambat setelah pengumuman dilakukan. Trump terlihat kecewa karena sekutu NATO gagal mendukung upayanya mengamankan selat tersebut secara efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *