Latest Update: Laporan: AS diam-diam usir diplomat Iran di PBB pada Desember

Laporan: AS Mengusir Diplomat Iran dari PBB di Desember

Istanbul – Amerika Serikat melakukan pengusiran terhadap Wakil Duta Besar Iran di PBB, Saadat Aghajani, pada bulan Desember. Axios melaporkan hal ini pada Jumat (3/4), dengan mengutip beberapa sumber. Aghajani diberi instruksi untuk meninggalkan negara tersebut awal Desember setelah Deplu AS mengirimkan pemberitahuan resmi kepada kantor diplomat Iran di New York.

Langkah itu diambil melalui mekanisme Section 13, yang merupakan prosedur internal untuk mengatur kepergian diplomat tanpa secara resmi menyebut mereka sebagai persona non grata. Mekanisme ini biasanya digunakan ketika ada kekhawatiran tentang keamanan nasional atau aktivitas yang dianggap tidak sesuai dengan status diplomatik, meski tidak ada pernyataan spesifik terkait Aghajani yang diumumkan.

“Kami dapat memastikan bahwa AS telah mengirimkan Nota Verbal pada 4 Desember terkait status personel Iran tertentu di PBB. Untuk alasan privasi dan keamanan, kami tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai tindakan yang diambil terhadap personel diplomatik,” kata pejabat Deplu AS.

Dalam waktu dua bulan sebelum pengusiran Aghajani, setidaknya dua diplomat Iran lainnya juga dikirim pulang. Pada September, otoritas AS membatasi perjalanan diplomat Iran dalam radius 25 mil (sekitar 40 kilometer) di sekitar Manhattan. Seorang diplomat yang diusir diketahui melanggar batas tersebut beberapa kali.

Pejabat AS menambahkan bahwa tindakan ini diambil jauh sebelum gelombang aksi demonstrasi di Iran dan tidak terkait langsung dengan peristiwa tersebut. Selain itu, anak-anak Aghajani, yang tetap berada di New York setelah kepergiannya, juga diminta meninggalkan negara pada Februari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *