Malaysia kecam serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon
Malaysia kecam serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon
Dari Kuala Lumpur, Malaysia mengkritik tajam serangan militer Israel yang terus berlangsung di Lebanon, yang dianggap sebagai pelanggaran signifikan terhadap kedaulatan dan wilayah negara tersebut. Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) dalam pernyataan resmi menyoroti tindakan Israel sebagai bentuk penolakan langsung terhadap hukum internasional dan keputusan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Meningkatnya kekerasan ini dianggap berpotensi merusak kesepakatan gencatan senjata dua minggu yang telah tercapai antara Amerika Serikat dan Iran, serta memperbesar risiko konflik yang lebih luas dan berat di wilayah tersebut. Wisma Putra menambahkan bahwa eskalasi tersebut juga mengancam kestabilan politik kawasan dan memperparah ancaman terhadap perdamaian global.
Budaya impunitas harus diakhiri demi mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa yang tidak bersalah serta melindungi kesucian batas-batas kedaulatan negara, demikian pernyataan Wisma Putra.
Malaysia tetap berpegang pada pendirian bahwa perdamaian berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui henti total permusuhan dan komitmen tulus untuk menyelesaikan konflik melalui diplomasi. Pihak berwenang juga menegaskan dukungan mereka terhadap pemerintah Lebanon dan rakyatnya, sambil menyerukan tindakan tegas dari komunitas internasional untuk menegakkan keadilan.