Menteri Energi Jerman serukan peninjauan kembali kebijakan nuklir

Menteri Energi Jerman serukan peninjauan kembali kebijakan nuklir

Moskow – Katherina Reiche, Menteri Ekonomi dan Energi Jerman, mengemukakan kebutuhan untuk merevisi kebijakan nuklir pemerintah karena ketidakpastian yang ditimbulkan oleh ketergantungan pada pasokan gas. Ia menyoroti bahwa kenaikan harga minyak dan gas telah menambah tekanan terhadap industri energi yang sudah menghadapi tantangan signifikan. “Kita memerlukan gas untuk memastikan kestabilan pasokan. Itu satu-satunya sumber utama yang tersisa. Secara politis, saya tidak memiliki pilihan lain,” jelas Reiche kepada Financial Times.

Pada 11 Maret sebelumnya, Reiche menyatakan bahwa pasokan energi Jerman tetap terjamin, dengan tingkat ketergantungan pada negara-negara Teluk masih terkendali. Namun, kejadian terbaru di Timur Tengah membuat situasi berubah.

“Pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika di kawasan tersebut,” tambah Reiche.

Eskalasi konflik ini memicu blokade de facto terhadap Selat Hormuz, jalur penting untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar internasional. Blokade tersebut berdampak pada ekspor dan produksi minyak di wilayah tersebut, sehingga mendorong kenaikan harga global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *