New Policy: Media: Iran terkendala buka Selat Hormuz akibat ranjau yang hilang

Media: Iran Masih Menghadapi Hambatan Buka Selat Hormuz Karena Ranjau yang Hilang

Istanbul, 10 April

Menurut laporan New York Times yang diterbitkan Jumat (10/4), Iran belum bisa mengembalikan akses penuh ke Selat Hormuz karena kesulitan menemukan semua ranjau laut yang dipasang. Pejabat Amerika Serikat menyebutkan bahwa kondisi ini membatasi kemampuan Iran untuk mengizinkan lebih banyak kapal melewati jalur strategis tersebut, meskipun pemerintah AS menyerukan keamanan lintasan.

“Keterbatasan teknis” menjadi alasan utama yang disebutkan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, menurut laporan. Pernyataan ini dianggap sebagai referensi untuk kesulitan Iran dalam mengidentifikasi dan menghilangkan ranjau yang tersisa.

Iran memasang ranjau tersebut sebelumnya dengan menggunakan kapal kecil, setelah perang melibatkan AS dan Israel berakhir. Tindakan ini mengurangi jumlah kapal tanker yang melintasi selat, berkontribusi pada kenaikan harga energi global. Meski Teheran tetap menjaga koridor sempit untuk kapal yang bersedia membayar biaya tambahan, pejabat AS mengatakan rute aman masih terbatas.

Pembersihan ranjau laut jauh lebih sulit dibandingkan pemasangan, seperti yang dicatat dalam laporan. Kedua pihak, Iran dan AS, tidak memiliki kemampuan cepat untuk membersihkan ranjau dari area tersebut. Masalah ini kemungkinan akan dibahas dalam pertemuan yang sedang berlangsung di Pakistan antara pejabat Iran dan delegasi AS yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, karena Washington menekankan pentingnya pembukaan Selat Hormuz secara “lengkap, segera, dan aman.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *