New Policy: Paspor Gate jadi ujian integritas dan regulasi Liga Belanda

Paspor Gate jadi ujian integritas dan regulasi Liga Belanda

Sepak bola Belanda tengah berada dalam gelombang kegaduhan belakangan ini. Meski timnas mereka telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, masalah utama yang memicu perdebatan justru berasal dari kasus paspor gate. Peristiwa ini muncul setelah beberapa pemain Liga Belanda ditemukan memiliki status kewarganegaraan yang belum sepenuhnya jelas.

Kasus tersebut dimulai ketika klub NAC Breda mengajukan protes terhadap KNVB, setelah mengalami kekalahan 0-6 melawan Go Ahead Eagles. Pemain Go Ahead Eagles, Dean James, menjadi pusat perhatian karena diduga menggunakan paspor yang tidak sah. KNVB menegaskan bahwa hasil pertandingan tidak akan diubah, meski permasalahan kewarganegaraan terus mengemuka.

Empat Pemain Timnas Indonesia Terlibat

Tiga pemain Indonesia lainnya juga terkena dampak dari regulasi imigrasi Belanda. Mereka adalah Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), dan Tim Geypens (FC Emmen), yang tercantum dalam daftar 25 pemain yang menghadapi masalah izin kerja. Namun, tiga pemain timnas Indonesia lainnya, yakni Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Miliano Jonathans (Excelsior), dan Mees Hilgers (FC Twente), tidak masuk dalam daftar tersebut.

Kasus ini memperlihatkan ketegangan antara aturan sepak bola dan kebijakan imigrasi yang ketat. Belanda dikenal memiliki regulasi yang relatif kaku terkait kewarganegaraan ganda, tetapi dalam praktik, banyak pemain memiliki latar belakang dari Suriname, Cape Verde, atau Curacao, menciptakan ruang ambiguitas hukum.

Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, menegaskan bahwa pemain non-Eropa harus mengajukan izin kembali masuk (wedertoelating) atau izin tinggal humaniter tidak sementara, yang ditujukan bagi mantan warga Belanda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *