New Policy: Perundingan Gagal, AS Tuding Iran Tolak Syarat Tak Bikin Senjata Nuklir

Perundingan Tidak Berhasil, AS Tuduh Iran Tolak Syarat Tidak Mengembangkan Senjata Nuklir

Minggu (12/4/2026), Al-Jazeera melaporkan bahwa negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat di Pakistan tidak berhasil mencapai kesepakatan. Wapres AS JD Vance menuduh Iran menolak syarat untuk tidak membuat senjata nuklir.

Penolakan Iran Ditolak dengan Tegas

Dalam wawancara, Vance menyatakan bahwa Iran belum memberikan jaminan komitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Ia mengatakan, “Faktanya, kita butuh komitmen kuat bahwa mereka tidak akan berusaha mengembangkan senjata nuklir, serta tidak akan mencari alat yang memungkinkan mereka mencapai senjata nuklir secara cepat. Itu adalah tujuan utama presiden, dan kita sudah berusaha menggapainya melalui negosiasi ini.”

“Sekali lagi, fasilitas pengayaan mereka sudah hancur. Tapi pertanyaannya adalah, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya sekarang, bukan hanya dalam dua tahun ke depan, tapi secara berkelanjutan? Kita belum melihatnya. Kami berharap akan melihatnya,” ujarnya.

Vance juga menyebut bahwa Iran belum bersedia menerima kondisi yang ditawarkan AS. Menurutnya, pihaknya telah bersikap fleksibel sesuai perintah Presiden Donald Trump.

“Kita belum bisa membangun situasi di mana Iran bersedia menerima persyaratan kita. Saya rasa kita cukup fleksibel dan akomodatif. Presiden meminta kami, ‘Kalian harus datang dengan niat baik dan melakukan upaya terbaik untuk mencapai kesepakatan’. Kami sudah berusaha, tapi sayangnya tidak ada kemajuan yang tercapai,” tuturnya.

Konsekuensi Serangan

Sebelumnya, pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran, yang menyebabkan gugur Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran.

Iran langsung membalas dengan menyerang Israel dan berbagai fasilitas AS di wilayah Teluk. Konflik ini telah menewaskan 2.076 orang dan melukai 26.500 warga Iran.

Di sisi lain, serangan Iran menewaskan 26 orang dan melukai 7.451 warga Israel. Serangan tersebut juga mengakibatkan kematian 13 tentara AS dan cedera 200 prajurit negara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *