New Policy: Wang Yi temui Kim Jong Un, tegaskan kedekatan China-Korut

Pertemuan Wang Yi dan Kim Jong Un: Penguatan Hubungan Bilateral

Pyongyang – Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Jumat (10/4), dengan fokus pada pengukuhan hubungan bilateral. Pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyebut bahwa Wang Yi menghantarkan salam dari Presiden Tiongkok Xi Jinping kepada Kim Jong Un.

Konteks Kunjungan Kim Jong Un ke Beijing

Kim Jong Un terakhir kali mengunjungi Beijing pada 3 September 2025, dalam rangka peringatan 80 tahun kemenangan Tiongkok atas Jepang. Saat itu, ia bertemu Xi Jinping dan meraih kesepakatan baru dalam kerja sama antara kedua negara. Wang Yi menekankan bahwa Tiongkok dan Korut memiliki visi bersama sebagai negara sosialis, serta kepentingan yang selaras.

Korea Utara sepenuhnya mendukung konsep komunitas dengan masa depan bersama serta inisiatif global yang diajukan oleh Xi Jinping,” ujar Kim Jong Un.

Komitmen terhadap Kedaulatan dan Kepentingan Nasional

Dalam pertemuan tersebut, Wang Yi menyatakan bahwa kedua negara perlu menjaga kedaulatan, keamanan, serta kepentingan nasional mereka, terutama dalam situasi global yang dinamis. Kim Jong Un mengapresiasi kunjungan Wang Yi, mengklaim hubungan bilateral telah mencapai tahap baru.

Kunjungan Wang Yi dan Kembalinya Layanan Transportasi

Wang Yi tiba di Korut sejak Kamis (9/4) dan bertemu Menteri Luar Negeri Choe Son Hui. Ia juga mengunjungi Taman Makam Pahlawan Tentara Sukarelawan Rakyat Tiongkok di Kangdong. Ini adalah kunjungan pertama Menlu Tiongkok ke Korut sejak September 2019. Sebelumnya, rute penerbangan Beijing-Pyongyang kembali dibuka oleh Air China pada 30 Maret 2026, sementara layanan kereta penumpang antara kota tersebut beroperasi kembali sejak 12 Maret 2026, setelah terhenti selama enam tahun.

Kim Jong Un menegaskan komitmen Korut untuk memperkuat hubungan strategis dengan Tiongkok, termasuk dukungan terhadap posisi Tiongkok dalam isu Taiwan. Ia menyebut kesepahaman sebelumnya mulai terwujud secara nyata, seiring peningkatan koordinasi dalam isu-isu regional dan internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *