Solving Problems: Pemain Suriname Tjaronn Chery sudah bisa kembali bermain di Belanda
Pemain Suriname Tjaronn Chery Sudah Bisa Kembali Bermain di Belanda
Dari Jakarta – Tjaronn Chery, pemain timnas Suriname yang membela NEC Nijmegen, kini dapat bermain kembali di Liga Belanda setelah mengatasi hambatan terkait izin kerja. Masalah ini juga mengganggu empat pemain dari timnas Indonesia. Dengan kejelasan administratif yang tercapai, gelandang serang berusia 37 tahun itu kembali aktif bersama klubnya, termasuk siap tampil dalam pertandingan melawan Excelsior pada Minggu (6/4) dini hari WIB.
Kondisi Administratif yang Memicu Kekacauan
Media lokal, PZC Nieuws, melaporkan bahwa Chery termasuk pemain yang sempat mengalami keterbatasan bermain karena ketidaksesuaian status kewarganegaraan dan izin kerja. Aturan Belanda menyatakan bahwa siapa pun yang secara sukarela memperoleh kewarganegaraan lain akan kehilangan hak warga negara asli. Karena tidak diizinkan memiliki dualitas kewarganegaraan, pemain tersebut harus memastikan izin tinggal dan kerja terlebih dahulu.
“Kapten kami dapat kembali bekerja untuk N.E.C. mulai sekarang juga,” tulis unggahan Instagram resmi NEC, dikutip Jumat.
Permasalahan ini muncul setelah ditemukan bahwa beberapa pemain memilih membela timnas negara lain, termasuk Suriname. Akibatnya, mereka tidak lagi otomatis memiliki hak kerja di Belanda, yang berdampak pada kegiatan klub-klub seperti NEC. Untuk Chery, kondisi ini menyebabkannya harus absen dari pertandingan hingga ada penyelesaian administratif.
Dua Jalur Penyelesaian Izin Tinggal
Jan de Jong, direktur Eredivisie CV, menjelaskan bahwa ada dua mekanisme untuk mengatasi masalah ini. Pertama, pemain dapat memperoleh cap Uni Eropa, yang berupa catatan izin tinggal di paspor. Cap ini memungkinkan individu tetap bekerja dan bermain selama periode tertentu, terutama jika memiliki keluarga berkewarganegaraan Eropa. Chery dan Etienne Vaessen, pemain Suriname lainnya di FC Groningen, termasuk dalam kategori ini.
Mekanisme kedua adalah izin tinggal “humaniter tidak sementara” atau “kembali masuk” (wedertoelating). Skema ini ditujukan bagi mantan warga negara Belanda yang ingin tetap bekerja di sana. Pemain harus membuktikan riwayat tinggal dan kerja sebelumnya. Untuk pemain Indonesia seperti Dean James, jalur ini justru lebih rumit karena tidak memiliki keluarga Eropa.
Kondisi Pemain Indonesia Masih Berlangsung
Situasi empat pemain timnas Indonesia, yaitu Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens, belum sepenuhnya teratasi. Mereka masih menunggu proses administratif yang memakan waktu lebih lama, tergantung dokumen dan status kewarganegaraan yang dimiliki. Bagi James, yang tidak memenuhi syarat untuk cap Uni Eropa, harus mengajukan izin tinggal humaniter.
Proses ini memerlukan verifikasi berbagai dokumen, termasuk bukti bahwa pemain pernah tinggal di Belanda sebelumnya. Meski Chery sudah bisa kembali beraksi, kekacauan administratif terkait paspor gate masih berdampak pada sejumlah pemain lain, termasuk rekan-rekannya dari Indonesia.