Special Plan: Trump sebut lebih baik AS yang pungut tarif lintas Selat Hormuz
Trump sebut lebih baik AS yang pungut tarif lintas Selat Hormuz
Respons Trump terhadap rencana Iran
Pada Senin, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negara yang lebih tepat untuk mengenakan tarif lintas Selat Hormuz adalah Amerika Serikat, bukan Iran. “Bagaimana kalau kita saja yang memungut biaya lintasnya? … Saya pikir kita saja yang melakukannya daripada mereka,” ujar Trump menjawab pertanyaan wartawan tentang kemungkinan Iran menetapkan aturan pelayaran baru.
“Kami memiliki konsep di mana kita yang mengenakan tarif,” tambah Presiden AS, menegaskan.
Rencana Iran untuk pungut biaya
Sebelumnya, pada akhir Maret, anggota komisi keamanan nasional dan politik luar negeri Parlemen Iran, Alaeddin Boroujerdi, mengungkapkan rencana pihaknya untuk menerapkan kebijakan baru di Selat Hormuz. Dalam aturan tersebut, Teheran akan memastikan keamanan perjalanan kapal-kapal, tetapi dengan syarat mengenakan biaya transit. “Tidak ada kapal yang akan dapat melewati Selat Hormuz tanpa izin dari Iran,” katanya.
Kontroversi akibat serangan gabungan AS-Israel
Sebagai latar belakang, Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa di antara rakyat sipil. Balasan dari Teheran melibatkan serangan ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di Timur Tengah, termasuk Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Kerusakan lalu lintas perkapalan
Ketegangan ini menyebabkan lalu lintas kapal di Selat Hormuz berhenti total. Selat Hormuz merupakan jalur utama bagi pengiriman minyak dan LPG dari Teluk ke pasar global. Akibatnya, sejumlah negara mengalami kenaikan harga bahan bakar yang signifikan.