Visit Agenda: KP2MI, Kemenkes dorong tenaga kesehatan tembus pasar global

KP2MI dan Kemenkes Sepakati Kerja Sama untuk Meningkatkan Daya Saing Tenaga Kesehatan Indonesia

Dari Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memperkuat sinergi melalui kerja sama strategis, demi membuka peluang kerja luar negeri bagi lulusan tenaga kesehatan. Seiring proyeksi jumlah lulusan bidang kesehatan yang akan mencapai 50 ribu orang pada 2029, kolaborasi ini diharapkan mempercepat proses penyerapan tenaga kesehatan ke pasar global.

Dilansir dari pernyataan resmi KP2MI di Jakarta, Rabu, Wakil Menteri KP2MI Christina Aryani menekankan bahwa kerja sama ini menjadi titik balik penting dalam meningkatkan akses tenaga kesehatan Indonesia ke luar negeri. Menurutnya, meski minat tenaga medis untuk bekerja di luar negeri tinggi, mereka masih menghadapi hambatan dalam memperoleh informasi tentang sertifikasi, persyaratan, serta prosedur penempatan.

“Melalui kerja sama ini, kami berupaya membangun ekosistem yang terintegrasi, sehingga lulusan perawat dan bidang kesehatan lainnya dapat mengakses peluang kerja secara lebih mudah dan terarah,” ujarnya.

Kerja sama antara kedua kementerian ini diwujudkan melalui pembentukan Migrant Career Center di lingkungan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes. Institusi tersebut akan menjadi pusat informasi dan pelayanan untuk mempersiapkan tenaga kesehatan yang kompetitif. Saat ini, Kemenkes mengelola 38 Poltekkes yang secara konsisten menghasilkan lulusan tenaga kesehatan, termasuk perawat. Namun, penyerapan lulusan ke pasar luar negeri hanya mencapai 10 persen.

KP2MI menyebutkan bahwa penempatan tenaga kesehatan telah berlangsung di Jerman dan Jepang, dengan peluang kerja sama baru sedang dikaji di Bulgaria. Christina menambahkan bahwa kerja sama ini akan diperluas seiring meningkatnya kebutuhan global akan tenaga medis akibat fenomena peningkatan usia populasi di berbagai negara. “Dengan sistem yang lebih kuat, tenaga kesehatan Indonesia bisa meraih pekerjaan yang aman, legal, dan memberikan manfaat maksimal,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono berharap lebih banyak lulusan Poltekkes dapat memanfaatkan peluang kerja internasional. “Kolaborasi antara Kemenkes dan KP2MI akan membantu masyarakat memperoleh informasi lengkap tentang posisi kerja di luar negeri,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *