Special Plan: Seluruh ASN BPBD DKI tetap WFO untuk jaga pelayanan kepada masyarakat
Seluruh ASN BPBD DKI Tetap WFO untuk Jaga Pelayanan Kepada Masyarakat
Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengumumkan bahwa semua pegawai negeri sipil (PNS) serta staf BPBD tetap hadir di kantor atau bekerja secara langsung di tempat (WFO). Tujuannya adalah memastikan layanan publik tetap berjalan optimal bagi warga Jakarta.
“Meski ada beberapa pegawai yang termasuk dalam kategori kerja dari rumah, keputusan pimpinan kami menetapkan tidak ada yang bekerja secara jarak jauh di BPBD,” terang Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, di Jakarta pada Jumat.
Menurut Yohan, seluruh staf BPBD tetap menjalankan tugas seperti biasa di kantor, tanpa pengurangan jumlah. “Setiap Jumat, seluruh personel ASN BPBD tetap hadir dan bekerja di lokasi,” ujarnya.
Pernyataan Gubernur DKI Jakarta
Selain itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa beberapa instansi pelayanan publik tidak diberlakukan kebijakan kerja dari rumah (WFH) setiap Jumat. “Pejabat tingkat madya, pratama, serta unit seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kesehatan, dan Gulkarmat (Damkar) akan tetap bertugas di kantor,” katanya saat berbicara di Balai Kota.
Pramono menambahkan bahwa kebijakan WFH diterapkan secara spesifik untuk tugas administratif. Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan mengatur proporsi pegawai yang bekerja dari rumah dengan skema tertentu. “Dalam rentang 25 hingga 50 persen, akan ditentukan jumlah ASN yang diperbolehkan kerja dari rumah,” ujarnya.