Duduk di ruangan ber-AC terlalu lama berisiko ganggu metabolisme tubuh

Menghabiskan Waktu Berjam-jam di Ruangan Berpendingin Ruangan Bisa Mengganggu Metabolisme Tubuh

Dalam wawancara dengan Hindustan Times, Kamis (2/4) waktu setempat, konsultan penyakit dalam dari Rela Hospital di Chennai, Dr. Melissa Sathyan, mengungkapkan bahwa tinggal terlalu lama di lingkungan ber-AC dapat mengubah cara tubuh bekerja secara metabolik. Hal ini terjadi karena tubuh tidak lagi secara alami beradaptasi dengan suhu dingin yang dihasilkan oleh pendingin ruangan.

Penurunan Aktivitas Fisik dan Risiko Penumpukan Lemak

Menurut Melissa, keadaan lingkungan yang selalu dingin membuat tubuh menghabiskan lebih sedikit kalori untuk menjaga suhu tubuh. Jika diiringi dengan kebiasaan duduk lama, efek ini bisa memperlambat metabolisme dan menyebabkan akumulasi lemak di tubuh. “Ketika kita terus-menerus berada di area dengan suhu rendah, tubuh menyesuaikan diri dengan mengurangi energi yang digunakan untuk menghangatkan diri,” jelasnya.

“Kualitas udara yang buruk, kelembapan rendah, serta sirkulasi udara yang berulang dapat mengurangi kandungan oksigen dan memicu rasa lelah, sakit kepala, serta penurunan daya konsentrasi,” tambah Melissa.

Pengaruh Kondisi Udara AC terhadap Kesehatan

Lebih lanjut, kondisi udara dalam ruangan ber-AC yang kering dikaitkan dengan gejala seperti kelelahan, tenggorokan kering, dan gangguan fokus mental. Dehidrasi menjadi penyebab utama masalah ini, karena udara dingin menarik kelembapan dari kulit dan jaringan tubuh.

Cara Mengatasi Efek Negatif Ber-AC Terlalu Lama

Untuk menjaga kesehatan meski sering berada di ruangan dengan AC, Melissa menyarankan beberapa langkah. Pertama, konsumsi air putih secara cukup agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Kedua, ambil jeda setiap 1 jam untuk melakukan peregangan atau bergerak. Selama istirahat, perlu menghirup udara segar alami. Selain itu, hindari suhu AC yang terlalu rendah.

AC Tidak Berbahaya, Tapi Kebiasaan Penggunaannya yang Menentukan

Dr. Melissa menegaskan bahwa pendingin ruangan itu sendiri tidak memicu masalah kesehatan. Namun, paparan berkelanjutan bisa mendorong gaya hidup kurang aktif, yang secara tidak langsung memengaruhi metabolisme dan tingkat energi tubuh. “AC adalah alat yang berguna, asalkan digunakan secara bijak,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *