Historic Moment: Hari terakhir, Lebaran Betawi di Lapangan Banteng dipadati warga

Hari Terakhir, Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Dinanti Warga

Pada hari terakhir penyelenggaraan, acara Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dikunjungi ribuan orang, dengan berbagai sajian kuliner tradisional dan pertunjukan budaya menjadi daya tarik utama. Sejak pagi, kawasan tersebut dipenuhi pengunjung yang didominasi keluarga, sementara remaja juga ikut memeriahkan acara tersebut. Beberapa warga memilih berpose di tikar-tikar taman sambil menikmati makanan lezat.

Aktivitas Kuliner

Kuliner khas Betawi seperti kerak telur dan dodol menjadi pusat perhatian. Di satu stan, pengunjung bisa menyaksikan langsung proses pembuatan dodol yang diaduk dalam wajan besar. Antrean panjang terlihat di berbagai stan, baik yang dikelola pelaku UMKM maupun makanan gratis dari panitia.

“Sejak pukul 9 pagi, aku sudah datang, sudah berkeliling juga, kita jajan sampai ke area perpustakaan. Antrean untuk makanan juga tadi antri banget,” kata Lubna, salah satu pengunjung.

Interaksi Budaya

Pengunjung juga memadati area permainan rakyat serta panggung utama untuk menikmati pertunjukan. Interaksi dengan ikon budaya Betawi, seperti ondel-ondel dan Abang None Jakarta, menarik banyak perhatian. Antrean terlihat saat warga ingin berfoto bersama simbol-simbol khas tersebut.

Zona Tematik

Kegiatan ini melibatkan zona tematik berupa rumah-rumah administrasi dari Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, serta Kepulauan Seribu. Masing-masing wilayah menampilkan ciri khas budaya lokal. Selain itu, bazar makanan dan fesyen yang diramaikan pelaku UMKM serta berbagai sajian kuliner Jakarta juga menjadi daya tarik.

Area Perpustakaan

Di area Perpustakaan Jakarta, pengunjung menemukan koleksi arsip lama, kliping bersejarah, foto Jakarta tempo dulu, busana Betawi, serta pernak-pernik budaya seperti wayang golek. Kegiatan interaktif seperti mewarnai juga disediakan untuk anak-anak. Stan-stan lain menampilkan kain batik Betawi dan perhiasan tradisional yang menarik.

Lebaran Betawi 2026 yang berlangsung tiga hari menjadi ruang untuk memperkaya pengalaman warga dalam mengakses kuliner, hiburan, serta kebudayaan Betawi secara langsung. Acara ini menunjukkan upaya menjaga warisan budaya lokal sambil menarik minat masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *