Key Issue: Calon haji disarankan jaga kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci
Calon haji disarankan jaga kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci
Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, seorang dokter dan ahli gizi, memberikan nasihat kepada warga Muslim yang akan melakukan ibadah haji tahun ini. Menurutnya, kesehatan calon jamaah haji harus diprioritaskan sebelum memulai perjalanan ke Tanah Suci. “Jamaah harus dalam kondisi sehat, terutama jika memiliki penyakit kronik yang perlu dijaga agar tidak memengaruhi kegiatan ibadah,” ujarnya ketika dihubungi ANTARA pada Rabu.
Prosedur pemeriksaan kesehatan untuk persiapan
Sebagai bagian dari persiapan sebelum keberangkatan, calon haji diminta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dirancang untuk menilai kemampuan fisik mereka dalam melaksanakan rangkaian ibadah. Dokter Tan menekankan bahwa prosedur ini penting untuk memastikan mereka mampu menghadapi aktivitas berat di lingkungan yang berbeda dari Indonesia.
Kesiapan fisik dan aktivitas
Kondisi fisik menjadi faktor kunci dalam menjalani ibadah haji, yang melibatkan berbagai aktivitas intensif di bawah cuaca yang berbeda. Menurut dr. Tan, calon jamaah perlu menyesuaikan diri secara perlahan untuk menghindari kelelahan berlebihan. “Saat ini, ibadah memerlukan stamina yang baik, jadi istirahat harus diperhatikan,” katanya.
Makanan seimbang dan hindari perubahan drastis
Dokter Tan juga menyarankan pola makan yang bergizi dan seimbang. Ia menegaskan bahwa perubahan makanan secara tiba-tiba sebelum berangkat bisa menyebabkan gangguan pencernaan. “Makan dengan cara biasa saja, jangan terburu-buru mengadopsi diet ekstrem atau tren tertentu,” imbuhnya. Calon haji diingatkan untuk memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi agar tidak mengganggu kesehatan selama perjalanan.
Persiapan yang matang untuk perjalanan
Menurut dr. Tan, istirahat yang cukup sangat penting untuk menjaga energi saat menjalani ibadah. “Gunakan waktu istirahat untuk tidur, karena ibadah itu memerlukan kesabaran dan ketenangan,” ujarnya. Selain itu, ia memperingatkan bahwa suplemen vitamin tidak selalu diperlukan, dan sebaiknya konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
Dengan memperhatikan aspek kesehatan secara menyeluruh, termasuk kebugaran fisik, pola makan yang teratur, dan pengaturan istirahat, calon haji diharapkan bisa melaksanakan semua tahapan ibadah tanpa mengalami hambatan kesehatan. Saran ini disampaikan dalam rangka memberikan panduan yang praktis dan mudah diikuti oleh jamaah haji sebelum memulai perjalanan ke Arab Saudi.