Kiat mempersiapkan fisik dan membangun stamina bagi calon haji
Kiat Mempersiapkan Fisik dan Membangun Stamina Bagi Calon Haji
Persiapan Fisik Sebelum Berangkat
Ibadah haji melibatkan berbagai tugas fisik yang memerlukan daya tahan dan kebugaran tubuh, seperti tawaf, berjalan mengelilingi Ka’bah tujuh kali, serta sai, yaitu perjalanan bolak-balik tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah. Untuk menghadapi rangkaian kegiatan ini, calon haji dianjurkan mengoptimalkan kondisi tubuh sejak satu bulan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Hal ini dilakukan agar tubuh lebih siap menghadapi aktivitas yang intens.
“Tugas utama selama haji adalah berjalan, jadi stamina harus terjaga dengan baik,” ujar Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, seorang dosen ilmu kesehatan masyarakat di Universitas Faletehan Serang, saat diwawancarai ANTARA pada Rabu.
Latihan Fisik untuk Menjaga Kondisi Tubuh
Rita menyarankan latihan rutin yang bisa dilakukan di pagi atau sore hari, seperti jalan kaki, bersepeda, atau menggunakan treadmill. Ia menekankan pentingnya melatih daya tahan pernapasan dengan aktivitas seperti berenang atau senam aerobik. Selain itu, pengaturan jadwal istirahat dan tidur juga menjadi faktor kritis dalam membangun stamina sebelum berangkat.
Aspek Nutrisi dalam Persiapan Ibadah
Menurut Rita, pola makan seimbang dan teratur perlu diterapkan agar tubuh tetap bertenaga. Calon haji bisa mengatur porsi makan menjadi lebih kecil namun lebih sering, dengan selang waktu antara makan pagi, siang, dan malam. “Selingan antar waktu makan juga bisa menjadi sarana untuk memperkuat metabolisme,” tambahnya.
Peran Pemeriksaan Kesehatan
Sebelum berangkat, Rita menyarankan pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan kondisi fisik calon haji optimal. Ia menegaskan bahwa jika ditemukan indikator kesehatan yang tidak baik, konsultasi dengan dokter segera dilakukan agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.