Latest Program: 10 Jurusan S1 Paling Diburu Perusahaan di 2026
Top 10 Jurusan Sarjana (S1) yang Paling Banyak Dicari Perusahaan untuk Lulusan Angkatan 2026
Dalam situasi pasar kerja yang semakin kompetitif, pilihan jurusan kuliah tetap menjadi penentu utama bagi peluang kerja. Hasil survei Winter 2026 Salary Survey yang diterbitkan oleh National Association of Colleges and Employers (NACE) menunjukkan bahwa jurusan teknik tidak lagi menjadi favorit utama perusahaan untuk lulusan baru pada tahun ini. Survei tersebut melibatkan 150 organisasi anggota, dengan data dikumpulkan antara Oktober hingga November 2025.
Daftar Jurusan yang Paling Diminati
Berdasarkan laporan, berikut adalah 10 jurusan S1 yang paling banyak dicari perusahaan untuk lulusan 2026, menurut CNBC Make It pada Jumat (9/4/2026):
- Human Resources – 40%
- Marketing – 44%
- Logistik/Supply Chain – 44,7%
- Information Sciences and Systems – 48%
- Teknik Elektro – 51,3%
- Business Administration/Management – 58,7%
- Akuntansi – 58,7%
- Ilmu Komputer – 60%
- Teknik Mesin – 61,3%
- Keuangan – 61,3%
Walaupun permintaan untuk berbagai bidang tetap tinggi, pasar kerja bagi lulusan baru masih menghadapi tantangan. Menurut data Bureau of Labor Statistics, jumlah lapangan kerja di Amerika Serikat hanya bertambah sekitar 181.000 pada 2025, jauh lebih rendah dibandingkan 1,46 juta pada 2024. Tren ini diperparah oleh sikap perusahaan yang mulai membatasi perekrutan, khususnya untuk posisi entry-level.
Persaingan dan Tantangan Pekerjaan
Laporan Graduate Employability Report 2025 dari Cengage Group menyatakan bahwa pasar kerja lulusan baru saat ini merupakan yang paling sulit dalam lima tahun terakhir. Dalam penelitian tersebut, hanya sekitar 30% lulusan yang berhasil mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang studinya. Sementara itu, lebih dari 75% perusahaan mengaku merekrut jumlah karyawan entry-level yang sama atau lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabar Baik dari Sisi Gaji
Di sisi lain, proyeksi gaji awal bagi lulusan 2026 menunjukkan peningkatan di hampir semua jurusan. Satu-satunya kategori yang diperkirakan mengalami penurunan gaji adalah ilmu sosial. Jurusan seperti ilmu komputer, teknik, matematika, statistik, bisnis, serta komunikasi justru melihat kenaikan penghasilan.
“Banyak perusahaan berencana menaikkan gaji meskipun perekrutan cenderung stagnan,” kata Shawn VanDerziel, Presiden dan CEO NACE dalam pernyataan resmi.
Menariknya, besarnya gaji awal memiliki dampak signifikan jangka panjang. Studi dari National Bureau of Economic Research menunjukkan bahwa peningkatan US$1.000 pada pendapatan pertama setelah lulus bisa meningkatkan penghasilan tahunan hingga US$700 dalam lima tahun ke depan.